Laporkan Masalah

Aplikasi Sistem Informasi Geografi Untuk Pemetaan Kesesuaian Lahan Pertanian Tembakau Kabupaten Klaten

YULI ADHI KUNCORO, Prima Widayani, S.Si.,M.Si

2015 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Kabupaten Klaten berpotensi besar untuk menjadi wilayah budidaya tanaman tembakau, sehingga di pilih Kabupaten Klaten sebagai wilayah penelitian kesesuaian lahan pertanian tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta kesesuaian lahan pertanian tembakau, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Parameter yang digunakan antara lain kemiringan lereng, drainase, tekstur tanah, curah hujan, topografi, jenis tanah, suhu udara, infiltrasi, kedalaman muka air tanah dangkal. Metode yang digunakan, memberi harkat tiap kelas kesesuaian lahan pada parameter dengan nilai 3 untuk lahan yang baik, 2 untuk lahan yang cukup baik, 1 untuk lahan yang tidak cocok untuk pertanian tembakau, parameter yang ada, di overlay. Teknik overlay memanfaatkan Sistem Informasi Geografi. Penentuan skor akhir dengan menjumlahkan skor hasil pengharkatan pada setiap parameter lahan. Penentuan kelas kesesuaian lahan ditentukan berdasarkan hasil proses pengharkatan yang dikelaskan berdasarkan tingkat kesesuaiannya. Pengkelasan menggunakan "Formula Struges", dengan mengurangkan skor tertinggi dengan terendah, dibagi jumlah kelas. Pemprosesan menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.1. Hasil dari peta kesesuaian lahan pertanian tembakau Kabupaten Klaten diperoleh informasi. Kabupaten Klaten memiliki 3 kelas kesesuaian lahan yaitu sangat sesuai seluas 600,98 km2 di hampir seluruh Kabupaten Klaten, cukup sesuai seluas 45,53 km2 di sebagian Kecamatan Juwiring, Bayat, Kemalang, tidak sesuai seluas 53,75 km2 di sebagian Kecamatan Cawas, Wedi, Kemalang, dapat diketahui, sebagian besar wilayah Kabupaten Klaten sangat sesuai dijadikan lahan pertanian tembakau.

Klaten Regency potentially large area to be cultivated crops of tobacco, so in select areas as Klaten Regency research compliance tobacco farmland. This research aims to create a map of the suitability of tobacco farmland, Klaten Regency, Central Java province. The parameters used, among others, the slope of the slopes, drainage, soil texture, rainfall, topography, soil type, temperature, air infiltration, the depth of shallow ground water face. The methods used, giving the dignity of each class of land suitability on a parameter with a value of 3 for the land is good, 2 good enough to land, 1 for land that is not suitable for the farming of tobacco, the existing parameters, in the overlay. Overlay techniques utilizing Geographic Information System. The determination of the final score by summing the scoring the results on any parameter of the land. Determination of class of land suitability is determined based on the results of the assessment process are classified based on the level of conformity. Scoring using "Formula Struges", by subtracting the highest score with the lowest number of classes, divided. Processing using the software ArcGIS 10.1. The result of tobacco agricultural land suitability map Klaten retrieved information. Klaten Regency had three land suitability class i.e. very suitable covering an area of 600,98 km2 in the Klaten Regency, covering 45,53 km2 is appropriate enough in most Kecamatan Juwiring, Bayat, Kemalang, doesn't match the widest 53,75 km2 in most Kecamatan Cawas, Wedi, Kemalang, knowable, large parts of Klaten Regency suit made of tobacco farmland.

Kata Kunci : Kata Kunci: Sistem Informasi Geografi, Pertanian Tembakau, Kesesuaian Lahan.

  1. D3-2015-308014-abstract.pdf  
  2. D3-2015-308014-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-308014-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-308014-title.pdf