Managing Travel and Tourism Industry and Islamic Culture in the Maldives
WINDA I. K. U, Drs. Muhadi Sugiono, MA
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALIndustri perjalanan dan pariwisata telah memberikan kontribusi yang signifikan pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB), khususnya pada PDB negara-negara yan tergabung dalam Small Island Developing States (SIDS). Meskipun demikian, industri ini juga menimbulkan dampak negatif pada bidang sosial dan budaya melalui kontaminasi budaya lokal yang disebabkan oleh perilaku turis. UNEP menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena turis sering mengabaikan budaya lokal, khususnya pada negara tujuan pariwisata yang mempunyai kontrol yang ketat terhadap tata cara berpenampilan dan berperilaku sosial di ruang publik. Diantara negara-negara yang tergabung dalam Small Island Developing Countries (SIDS), Maladewa merupakan sebuah pengecualian. Meskipun Maladewa memilliki industri perjalanan dan pariwisata yang sedang mengalami pertumbuhan yang pesat, namun Maladewa tetap dapat mempertahankan budaya Islam di negara tersebut. Sehingga riset ini akan meneliti bagaimana Maladewa mengatur industri perjalanan dan pariwisata dan mempertahankan budaya Islam pada saat yang bersamaan.
Travel and tourism industry has significantly contributed to GDP in the most of Small Island Developing States (SIDS). However, it has also generated negative socio-cultural impact which is contamination of local culture due to tourist behavior. According to UNEP, it can be occurred because the tourists often ignore local culture, specifically in the host countries where it has a tight control upon appearance and social behavior in public. Among countries which belong to Small Island Developing States (SIDS), the Maldives is an exception in this case. Even though its travel and tourism revenue has an outstanding growth, the Maldivian can still preserve its Islamic culture passionately. Hence, this undergraduate thesis aims to examine on how the Maldives manage travel and tourism industry and preserve its Islamic culture all together.
Kata Kunci : The Maldives, Travel and Tourism Industry, Islamic Culture, Enclave Policy, the 2008 Constitution, Capacity