Laporkan Masalah

CHILDREN CREATIVITY CENTER Penekanan Pendidikan Formal dengan Pendekatan Playfull

TITIS NADYA P, Dimas Wihardyanto, ST. M.T.

2015 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Malang merupakan kota yang terkenal dengan reputasinya sebagai Kota Pelajar di Indonesia. Tidak sedikit masyarakat Indonesia dari berbagai daerah yang berbondong menuju Kota Malang untuk menuntut ilmu, baik dari jenjang pendidikan dasar, menengah pertama, menengah atas hingga jenjang universitas atau pendidikan tinggi. Minat ini terlihat dari jumlah penduduk yang menuntut ilmu di Kota Malang pada tahun ajaran 2013/2014 telah mencapai angka 20.000 lebih pelajar dan jumlah pelajar PAUD ini akan dipastikan terus bertambah setiap tahunnya . Pendidikan formal tersebut memiliki fasilitasnya masing- masing yaitu berupa permainan outdoor dan fasilitas penunjang tambahan selain belajar formal untuk anak- anak. Namun fasilitas yang disediakan oleh pendidikan formal masih cukup kurang untuk memenuhi perkembangan potensi otak anak, adapun perkembangan potensi anak, yaitu : Ciri anak dengan potensi aktif pada usia 1 - 5 tahun (penekanan usia terbaik untuk pendidikan terbesar) adalah keingintahuan yang besar dalam mempelajari sesuatu, memiliki esktra energi dan kemampuan belajar yang cepat (dengan menggunakan pancainderanya) juga untuk melatih fisik dan belajar untuk perkembangan kognitifnya (perkembangan otak kanan dan kiri), sehingga dengan potensi aktif ini maka diperlukan perhatian dan pembinaan yang terarah yang juga perlu untuk dikembangkan. Karena kemampuan dasar anak yang perlu dikembangkan dan kebutuhan anak akan belajar yang direalisasikan melalui kegiatan bermain maka kegiatan bermain merupakan kebutuhan akan rasa ingin tahunya yang besar untuk belajar baik secara sensorik, motorik, sosial dan intelektual. Sehingga tanpa mengurangi dan membatasi sifat dan keinginan anak, pentingnya anak mendapat kesempatan penuh untuk bermain dengan belajar yang harus diarahkan kepada tujuan yang baik yaitu mengembangkan kemampuan aktif menuju kreatif dalam aspek pengembangan pribadi serta rasa tanggung jawab moral dan sosial.

Malang is a city famous for reputation as the city of Students in Indonesia. Not the least of society Indonesia from different areas migrate to Malang for study, either from a level of basic education, secondary, secondary to university level or higher education. This interest is seen from the population study in Malang academic year 2013/2014 has reached the figure of 20,000 more students and the number of PAUD will certainly continue to grow each year. Formal education has the amenities each i.e. in the form of a game of pool and additional supporting facilities in addition toformal learning for children. But the facilities provided by the formal education is still quite lacking to meet the development potential of the child's brain, as for the development potential of the child, namely: Characteristics of children with potential active at age 1-5 years of age (emphasis best for the largest education) is a great curiosity in learning something, have a esktra energy and quick learning ability (with using pancainderanya) as well as to train physical and learning to the development of kognitifnya (left and right brain development), so by the potential of this active then needed attention and coaching headers which also need to be developed. Because the child's basic capabilities need to be developed and the needs children will learn through play activities realized then the activities play is the need for a great curiosity for learning both the sensory, motor,intellectual. So without reducing the and limit the nature and desires of the child, the importance of children got the opportunity to play with the learning should be directed to a good purpose i.e. develop active abilities towards a creative aspect of personal development as well as a sense of moral responsibility and social.

Kata Kunci : children, creativity, center, paud, malang

  1. S1-2015-312970-abstract.pdf  
  2. S1-2015-312970-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-312970-title.pdf