Laporkan Masalah

Penerapan Fungsi Produksi Cobb-Douglas Dalam Menganalisis Technical Efficiency Petani Bawang Merah di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Pada Musim Panen 2015

ENDIARJATI D S, Muhammad Ryan Sanjaya, S.E., M.Int.Dev.Ec.

2015 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah penurunan produksi bawang merah di Kabupaten Bangli selama beberapa tahun terakhir salah satunya disebabkan oleh technical inefficiency dalam produksi bawang merah di Desa Buahan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi technical inefficiency petani bawang merah di Desa Buahan dan menganalisis bagaimana pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan stochastic frontier analysis dalam mengestimasi data 35 petani bawang merah di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada musim panen Juli 2015. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi adanya technical inefficiency sebesar 59,22 persen, artinya masih ada 40,78 persen untuk mencapai tingkat produksi bawang merah yang paling efisien. Faktor penyebab inefisiensi dalam produksi bawang merah antara lain usia petani, pengalaman bertani, jumlah anggota keluarga dan jumlah petak lahan. Oleh karena itu, peneliti berusaha memberikan saran agar dilakukan pendampingan yang intensif antara instansi-instansi terkait kepada para petani. Pendampingan tersebut berupa pelatihan dan penyuluhan menganai cara bercocok tanam bawang merah yang efisien agar ke depannya pertanian bawang merah di Desa Buahan bisa lebih efisien.

This study aims to identify whether the decline in onion production in Kabupaten Bangli over the last few years partly caused by technical inefficiency in the production of onions in Desa Buahan. In addition, this study also aims to identify the factors that influence the technical inefficiency of onion farmers in Desa Buahan and analyze how they influence. This study uses stochastic frontier analysis to estimate the data of 35 farmers in Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli during the harvest season in July 2015. This study identifies the technical efficiency of 59.22 percent, which means there are still 40.78 percent to reach the most efficient level of onion production. Factors that cause inefficiencies in the production of onions are age of farmers, farming experience, number of family members and numbers of plots. Therefore, the researcher tries to give advice to do intensive assistance between related institutions to farmers. Assistance in the form of training and counseling about how to grow crops of onion efficiently to make onion farming in Desa Buahan more efficient in the future.

Kata Kunci : Stochastic Frontier Analysis, Technical Inefficiency, Technical Efficiency, Fungsi Produksi Cobb-Douglas, Bawang merah, Desa Buahan

  1. S1-2015-315718-abstract.pdf  
  2. S1-2015-315718-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-315718-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-315718-title.pdf