Laporkan Masalah

MODIFIKASI PERALATAN PENGERING BERBASIS SILO ANYAMAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PADA PROSES PENGERINGAN BIJI-BIJIAN

MOHAMAD ARIF FAIZ, Dr.Ir.Nursigit Bintoro, M.Sc. ; Dr. Joko Nugroho W.K., S.T.P.,M.Eng.

2015 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIAN

Berbagai macam usaha perbaikan cara pengeringan biji-bijian telah banyak dicoba oleh para peneliti. Salah satu prototipe konstruksi peralatan pengering mekanis yang dibuat pada penelitian ini adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan konstruksi lokal berupa anyaman bambu, kayu, dan kawat kasa dengan tujuan untuk menekan biaya produksi, perbaikan, operasional, serta meningkatkan deversifikasi penggunaan bahan lokal. Modifikasi yang dilakukan yaitu dengan mengubah motor penggerak blower dan pada aerator. Pengujian pengeringan dilakukan pada perlakuan suhu pengeringan 60°C aerator kecil, 70 °C aerator kecil dan pengeringan penjemuran untuk mengetahui pengaruh pengeringan oleh faktor suhu. Dari hasil pengujian, pada pengeringan suhu 70°C aerator kecil menghasilkan laju pengeringan yang lebih besar dari pada perlakuan yang lain. Pengujian pengaruh perubahan konfigurasi aerator dengan membandingkan pengeringan suhu 70°C aerator kecil dengan 70°C aerator besar. Menghasilkan laju penurunan pada aerator besar lebih besar dari aerator kecil.

Various methode of drying grain has been tried to repair by many researchers. Prototype mechanical dryer of this research is use local construction utilitize such as woven bamboo, sengon wood and wire netting with purpose to reduce cost production, maintenance, operation, and increase of diversivication of local materials. Modification by changing the motor of blower and aerator configuration. The drying experiment to determine the effect of temperature drying was doing in drying temperatur 60 °C small aerator, drying temperatur 70 °C small aerator, and drying by the sun. The test result, drying by temperatur 70 °C small aerator has greater rate drying than another treatment. The experiment effect of aerator configuration by comparing the drying temperature 70°C small aerator with the drying temperature 70°C big aerator. The result of this experiment is drying by big aerator has greater drying rate than small aerator.

Kata Kunci : pengeringan, blower, aerator, temperatur, kadar air

  1. S1-2015-319973-abstract.pdf  
  2. S1-2015-319973-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-319973-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-319973-title.pdf