Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEPRIBADIAN MANUSIA TANPA CIRI / MANUNGSA TANPA TENGER BERDASARKAN KONSEP KAWRUH JIWA SURYOMENTARAM DENGAN KEMATANGAN VOKASIONAL PADA SISWA SMK

NURUL HUSNA PRIMASARI, Dra. Siti Waringah, M.Si.

2015 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Kematangan vokasional adalah kemampuan dalam melakukan eksplorasi terhadap masalah pendidikan dan pekerjaan, penilaian terhadap kemampuan diri yang dikaitkan dengan masalah pekerjaan, perencanaan masalah pekerjaan, pengambilan keputusan dalam pemilihan pekerjaan. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi kematangan vokasional, adalah kepribadian. Kepribadian yang dipilih dalam penelitian ini adalah konsep kepribadian manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger yang merupakan ukuran IV dari ajaran Suryomentaraman. Seseorang akan mampu mencapai manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger ketika berhasil melakukan mawas diri. Keberhasilan tersebut ditunjukkan dengan adanya kepribadian tegar (tatag), optimistik (bungah-susah), unggul (mulur-mungkret), dan empatik (raos sami). Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara kualitias kepribadian manusia tanpa ciri / manungsa tanpa tenger berdasarkan konsep kawruh jiwa Suryamentaram dengan kematangan vokasional pada siswa SMK. Responden dalam penelitian ini adalah 80 siswa SMK yang berusia antara 15-18 tahun. Skala yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua skala yaitu skala kematangan vokasional dan skala kualitas kepribadian manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger berdasarkan konsep kawruh jiwa Suryamentaram. Uji analisis secara kuantitatif dilakukan dengan analisis Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan positif antara kematangan vokasional dengan kualitas kepribadian manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger berdasarkan konsep kawruh jiwa Suryomentaram pada siswa SMK (R=0,638 dengan p=0,00 (p<0,05)). Variabel kualitas kepribadian manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger memberikan sumbangan efektif yang cukup besar terhadap kematangan vokasional pada siswa SMK, yaitu sebesar 40,7%.

The study examine the relationship between quality of personality "manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger"based on "kawruh jiwa" Suryomentaram's concept with vocational maturity in SMK students. It is hypothesized that there is a positive relationship between quality of personality "manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger" based on "kawruh jiwa" with vocational maturity in SMK students. The research data are collected by using two scales: quality of personality scale and vocational maturity scale. Scales are administered to 80 SMK students between 15-18 years old. The collected data are processed by using Product Moment's Pearson correlation analysis. The results show that there is a significant and positive correlation between quality of personality "manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger" based on "kawruh jiwa" Suryomentaram's concept with Vocational Maturity (R=0,638 p=0,00 (p<0,05)). This results indicate that research hypothesis can be accepted. The determination coefficient is 0,407 indicating that effective contribution quality of personality to vocational maturity is 40,7 %.

Kata Kunci : kematangan vokasional, kualitas kepribadian manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger berdasarkan konsep kawruh jiwa Suryomentaram, siswa SMK / Quality of personality "manusia tanpa ciri/manungsa tanpa tenger" based on "kawruh jiwa" Sur

  1. S1-2015-253229-abstract.pdf  
  2. S1-2015-253229-title.pdf