�TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN MASALAH PENCEMARAN UDARA OLEH CV. SEJATI PLYWOOD DI DUSUN DEPOK, DESA AMBARKETAWANG, KABUPATEN SLEMAN, DIY�
BENEDICTUS PANCA, Abdullah abdul Patah, S.h,LL.M.
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan mengkaji langkah hukum yang dilakukan masyarakat terhadap kasus pencemaran udara serta mengetahui dan mengkaji penegakan hukum kasus pencemaran udara oleh CV.Sejati PLYWOOD di Dusun Depok, Desa Ambarketawang Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan Penelitian Empiris, yaitu penelitian lapangan yang memerlukan atau memakai data primer sebagai data utama dan didukung data sekunder yang dilakukan dengan cara wawancara, yaitu melakukan tanya jawab secara langsung dengan narasumber atau instansi yang terkait. Subyek penelitian ini adalah Kepala Sub Bidang Penataan Hukum Badan Lingkungan Hidup Provinsi DIY, Kasubdit III (Kanit Subdit III) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) POLDA DIY, Konsultan Lingkungan Hidup PT.Karya Prima Lestari Cemerlang serta sepuluh warga RW 30 Dusun Depok, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 10 responden,6 warga terkena dampak dari kegiatan industri, sedangkan 4 warga tidak terkena dampak. Kesimpulan penelitian menunjukkan warga yang terkena dampak mengadukan permasalahan pencemaan udara ini kepada instansi terkait dalam hal ini BLH DIY, dan POLDA DIY yang didasarkan pada Pasal 17 Perda DIY No.5 Tahun 2007 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, dan melakukan unjuk rasa sebagai pemenuhan hak dari kebebasan berpendapat yang tertuang dalam UUD 1945, serta dalam penanganan kasus pencemaran udara tersebut masih dalam tahap penyidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) POLDA DIY.
This study was aimed to discover and review legal steps people have to take on air pollution case, and to discover and review the law enforcement on air pollution case by CV.Sejati PLYWOOD in Depok Hamlet, Ambarketawang Village, Sleman Regency. This study was an empirical study, which is a field study that requires or uses primary data as the main data and is supported by secondary data collected by interview, which is face-to-face discussion with related sources or agencies. The subjects of this study were the Head of Legal Arrangement Sub-Section of the Environmental Agency of DIY Province, Head of Sub-directorate III (Head of Unit of Sub-directorate III) of Special Criminal Investigation Directorate Ditreskrimsus) of DIY Provincial Police, Environmental Consultant PT.Karya Prima Lestari Cemerlang and ten residents of Community Association 30 Depok Hamlet, Ambarketawang Village, Gamping Sub-District, Special Region of Yogyakarta. Data analysis was performed by descriptive qualitative technique. The research result showed that from 10 respondents, 6 residents were impacted by industrial activities, while 4 residents weren�t. The conclusion of the study was residents who were impacted filed a complaint on air pollution to related agency, in this case Environmental Agency of DIY, and DIY Provincial Police based on Article 17 of DIY Regional Regulation No.5 Year 2007 on Air Pollution Control, and held a protest as a part of freedom of speech contained in Constitution 1945, and the air pollution case is still being investigated by Special Criminal Investigation Directorate (Ditreskrimsus) of DIY Provincial Police.
Kata Kunci : CV.Sejati Plywood, Tinjauan Yuridis Kasus Pencemaran Udara, Langkah Hukum Kasus Pencemaran Udara, Penegakan Hukum Kasus Pencemaran Udara.