Analisis Pengaruh Penerapan Integrated Reporting terhadap Cost of Equity Capital
RACHMAT NOBSE W, Prof. Dr. Slamet Sugiri, M.B.A., Ak.
2015 | Skripsi | AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris mengenai pengaruh penerapan konsep integrated reporting terhadap cost of equity capital. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang tergabung dalam IIRC Pilot Programme beserta industry peers-nya, dan sampel dipilih dengan metode purposive sampling sehingga terdapat 69 perusahaan dari 20 negara yang menjadi sampel penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa Laporan Tahunan perusahaan. Cost of equity capital diukur menggunakan Model Easton (2004) sebagai model utama serta Model Gode dan Mohanram (2003) dan Gordon growth model sebagai model pembanding untuk analisis sensitivitas. Hipotesis penelitian diuji menggunakan analisis regresi linear berganda dengan market-to-book ratio, sensitivitas saham perusahaan, ukuran perusahaan, dan wilayah regional operasi sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian membuktikan secara empiris bahwa integrated reporting berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cost of equity capital perusahaan. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan konsep integrated reporting dalam Laporan Tahunannya mempunyai cost of equity capital yang lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan yang tidak menerapkan konsep integrated reporting.
This study aims to examine the effect of integrated reporting on cost of equity capital empirically. The population of this study consists of the members of IIRC Pilot Programme and their industry peers, from which 69 companies from 20 countries are taken as samples using purposive sampling method. This study use secondary data in the form of Annual Reports. Cost of equity capital is measured using Easton Model (2004) as the primary model and Gode and Mohanram Model (2003) and Gordon growth model as comparing model for sensitivity analysis. The hypothesis is tested using multiple linear regression analysis with market-to-book ratio, stock’s beta, company size, and regional area of operation as control variables. The result shows that integrated reporting have significant negative effect towards cost of equity capital. It means that entities which applied integrated reporting concept on their Annual Report have a lower cost of equity capital than entities that don’t apply the concept.
Kata Kunci : integrated reporting, cost of equity capital, Laporan Tahunan