Laporkan Masalah

HUBUNGAN KEPATUHAN ANTENATAL CARE DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI KABUPATEN NATUNA

SRI JUANA, dr. Detty Siti Nurdiati, MPH, Ph.D, Sp.OG (K); Dr. Atik Triratnawati, MA

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan mempunyai peran penting untuk mencegah kematian ibu. Cakupan ANC di Kabupaten Natuna terus meningkat, namun persalinan oleh tenaga kesehatan masih di bawah strandar nasional. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepatuhan ANC dengan pemilihan penolong persalinan di Kabupaten Natuna. Metode: Metode penelitian cross sectional. Subjek penelitian yaitu ibu bersalin normal di Kabupaten Natuna tahun 2014. Variabel bebas (kepatuhan ANC), variabel terikat (pemilihan penolong persalinan), variabel kontrol (umur, pendidikan ibu, jarak kepasilitas kesehatan, paritas). Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dan wawancara . Analisis data menggunakan analisis deskriftif dan inferensial yang meliputi analisis bivariabel dengan menggunakan uji chi-square dan analisis multivariabel dengan menggunakan uji regresi logistik dengan 95% confidence interval (CI) dan taraf signifikan p<0,05. Hasil: Analisis multivariabel menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara kepatuhan antenatal care dengan pemilihan penolong persalinan dengan mempertimbangkan variabel pendidikan dan variabel paritas. Ibu hamil yang tidak patuh melakukan antenatal care sesuai standar memiliki peluang 2.7 kali lebih besar untuk memilih dukun sebagai penolong persalinan dari pada ibu hamil yang patuh melaksanakan antenatal care setelah di kontrol variabel pendidikan dan variabel paritas, OR=2,73 (CI 95%=1.27-5.85). Hasil wawancara, ibu yang memeriksakan kehamilan oleh dukun akan memilih dukun sebagai penolong persalinan, alasan ketidakpatuhan dalam perawatan antenatal adalah kondisi kehamilan dan kurangnya dukungan keluarga. Alasan pemilihan dukun sebagai penolong persalinan yakni tradisi keluarga, biaya, terbatasnya pelayan kesehatan dan kurangnya tenaga kesehatan. Kesimpulan: Kepatuhan ibu dalam antenatal care, pendidikan ibu dan paritas memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan penolong persalinan

Background: Childbirth assisted by health professionals had an important role to prevent maternal deaths. ANC coverage in Natuna regency continues to increase, but the childbirth by health personnel is still below the national standards. Objectives: To determine the relationship of ANC compliance with birth attendant choice in Natuna. Method: Cross sectional method. Subject of research was maternal in Natuna regency 2014. The variables were: independent variable (ANC compliance), the dependent variable (the birth attendant choice), the control variables (age, maternal education, distance to the health facilities, parity). Data collection used questionnaires covered and interviews. The data analysis used descriptive and inferential analysis included bivariable analysis used the chi-square test and multivariable analysis used logistic regression with 95% of confidence interval (CI) and a significance level of p <0.05. Result:) Multivariate analysis showed significant relationships between antenatal care compliance with birth attendant choice, taking into account the variables of education and parity. Pregnant women with low compliance of standardized antenatal care are 2.7 times more likely to deliver with traditional midwife, compared to pregnant woman with high compliance of antenatal care after the variable control of education and parity, OR = 2.73 (95% CI = 1.27 � 5.85). Based on interview result, woman who checks her pregnancy to traditional midwife will choose traditional midwife as delivery assistant. Reason of low compliance of antenatal care are condition of pregnancy and lack of support from family, and the reason of traditional midwife preference are family traditions, cost, limited health service, and lack of healthcare personnel. Conclusion: Mother�s compliance in antenatal care, maternal education and parity had a significant relationship with of birth attendant choice.

Kata Kunci : Kepatuhan ANC, Penolong persalinan/ Compliance of ANC, birth attendant

  1. S2-2015-354333-abstract.pdf  
  2. S2-2015-354333-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-354333-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-354333-title.pdf