Laporkan Masalah

HUBUNGAN DAN JARINGAN SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PAGUYUBAN BECAK (Study Terhadap Paguyuban Becak Hotel Bhinneka)

ALDINO CANAGEO, Dr. Suharko

2015 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Penelitian mengenai Hubungan Dan Jaringan Sosial Sebagai Upaya Pengembangan Paguyuban Becak (Studi Terhadap Paguyuban Becak Hotel Bhinneka) mengambil subyek penelitian paguyuban becak wisata hotel bhinneka sebagai aktor utama dalam penelitian ini. Paguyuban becak wisata hotel bhinneka merupakan salah satu diantara sekian banyak paguyuban yang ada di kota Yogyakarta. Keberadaan becak yang telah mengakar menjadi bagian dari sistem transportasi kota, ketika ia juga mulai menjadi bagian dari turisme dalam sistem transportasi kota. Namun ternyata permasalahan yang dihadapi oleh para pengayuh becak tidak sepenuhnya dapat diselesaikan oleh aturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Potensi modal sosial yang dimiliki oleh pengayuh becak yang mampu dimanfaatkan guna meningkatkan taraf kehidupannya, mereka manfaatkan guna membangun relasi serta jaringan dengan pihak-pihak yang mereka rasa dapat membantu mereka keluar dari permasalahan yang mereka hadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin melihat bagaimana awal mula serta bentuk kerja sama dengan pihak-pihak yang terkait serta melihat bagaimana pemanfaatan modal sosial yang dimiliki oleh paguyuban becak dalam relasi serta jaringan yang mereka bentuk. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi yang bertujuan untuk menggambarkan setting tempat, sosial dan kultur dalam paguyuban becak wisata hotel bhinneka. Selain itu dilakukan juga wawancara kepada informan terkait yang dirasa dapat membantu memenuhi data-data yang dibutuhkan seperti anggota paguyuban becak wisata hotel bhinneka, karyawan hotel bhinneka, pihak yang bekerjasama dengan paguyuban seperti (Bakpia patuk, Dagadu, Batik, Gudeg , dll), serta instansi pemerintah seperti dinas pariwisata kota Yogyakarta dan dinas perhubungan kota Yogyakarta. Setelah data terkumpul tahapan selanjutnya adalah tahap analisis data. Tahapan dalam analisis data yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan proses pembentukan modal sosial dapat menjadi salah satu alternatif solusi bagi paguyuban becak wisata hotel bhinneka dalam meningkatkan penghasilan. Dimensi-dimensi modal sosial berupa kepercayaan, norma dan jaringan sosial memberikan sumbangsih pada tindakan kolektif mereka dengan mendorong diperkuatnya norma-norma resiprositas, memfasilitasi aliran informasi, memasukkan informasi tentang reputasi para aktor, memasukkan keberhasilan upaya kolaborasi dimasa lalu dan bertindak bagi kerjasama di masa yang akan datang. Dengan membentuk sebuah paguyuban mereka yang memiliki tujuan yang sama, mereka berusaha mempermudah segala hambatan yang mereka miliki, dengan memiliki kesamaan rasa satu sama lain mereka akan senang hati membantu sesamanya.

Research on Relations And Social Network As A Development Pedicab Community (Study As Bhinneka Hotel Pedicab Community) take subject research bhinneka hotel pedicab community as the main actor in this study. Bhinneka hotel pedicab comunnity is one among the many community in the city of Yogyakarta. The existence of pedicab have rooted be part of a transportation system city, when he also becoming a part of tourism in the system city transportation. But it the problems faced by the paddle pedicab not fully can be settled by rules and policies that determined by the government. The potential of social capital possessed by paddle pedicab that were capable of being utilized in order to improve their life , they use to build a network of relationships as well as with the parties that they reckon be able to help them out of the problems they face .The purpose of this research is wanted to see how the beginnings as well as other forms of cooperation with related stakeholders as well as see how the utilization of social capital possessed by paguyuban pedicabs in relation as well as a network of which they form. The Research method used in this research is the method the qualitative study descriptive analysis. Technique data collection used the observation that aims to describe setting place, social and the culture in bhinneka hotel pedicab community. In addition was also interview to related informants are can help them meet the necessary data for as of paguyuban pedicabs hotel unity in tourism , hotel employees unity in, parties are engaged with paguyuban as : (Bakpia patuk, Dagadu, Batik, Gudeg , etc). And governmental institutions dept. of tourism city Yogyakarta and transportation department city Yogyakarta. After data collected next phase is the stage data analysis. Step in data analysis that is reduction data, display data, and conclusions and verification. The result of the research indicated the process of forming social capital could be one of alternative solutions for paguyuban producers tourism hotel unity in in improving income. Dimensions of social capital such as trust, norms and social networks contribute to the collective action they are to encourage the strengthening of the norms of reciprocity, to facilitate the flow of information, include information about the reputation of actors, put the success of collaborative efforts in the past and act for cooperation in the future will come. By forming a community of those who have the same goals, they tried to simplify all the barriers they have, to have a common sense of each other they will be happy to help others.

Kata Kunci : Kepercayaan, Norma, Jaringan Sosial (Trust, Norm, Social Network)

  1. S1-2015-317963-abstract.pdf  
  2. S1-2015-317963-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-317963-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-317963-title.pdf