Pembuatan Penekan Cetakan Bakelit Dengan Pola Styrofoam
CHANDRA SETIAJI, Dr. Ir. Suryo Darmo, M.T.
2015 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESIN SVINTISARI Rekayasa pengecoran logam adalah rekayasa produksi untuk menghasilkan logam cair dan kemudian dituangkan dalam cetakan dan dibiarkan beku. Untuk membuat produk ini, harus dilakukan langkah demi langkah, dari membuat cetakan, pencairan logam, pembersih terak, menuangkan logam cair. Untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik, yang dibutuhkan percobaan atau pengujian sebelum pengecoran dilakukan. Misalnya, percobaan pembuatan cetakan resin pasir. Styrofoam adalah salah satu produk yang dapat dibuat dengan proses pengecoran logam. Dalam proses pengecoran, objek dibuat dari aluminium cair dari piston. Proses yang harus dilakukan dalam proses ini adalah persiapan peralatan, pembuatan cetakan pasir, melelehkan logam, membersihkan kotoran dari terak dalam coran dan yang terakhir adalah menyelesaikan dengan pemesinan. Cacat yang sering terjadi dalam proses pengecoran, seperti : cacat rongga udara, cacat lubang jarum, inklusi pasir dan pembengkakan. Bahkan cacat lubang jarum dan rongga udara adalah cacat yang umum terjadi dalam proses pengecoran. Penuangan lambat, inlet kurang tinggi, permeabilitas yang kecil dan kepadatan kup dan drag, menjadi penyebab cacat. Penambahan outlet merupakan salah satu untuk mengurangi cacat. Kata Kunci : Pengecoran , Styrofoam , Cacat
ABSTRACT Casting engineering of metal is production engineering to produce from liquid metal and then poured in the mold and let frozen. At making this product, must be done step by step, from making of mold, liquefaction of metal, , pouring of melten metal, cleaning of slag. To produce a product with good quality, that�s needed trial or testing before casting done. For example, the trial of making of sand resin mold. Styrofoam is one product that can be made with a metal casting process. In the casting process, object is made from liquid aluminium from piston. The process that must be done in this process are preparation of equipment, making of sand molds, melt the metal, clean the dirt of slug in the casting and the last one is finishing by machine Defect that often occur in the casting process, such us : air cavity defect, pin holes, sand inclusion and the swelling. In fact pin holes and air cavity defect is common happen in the casting process. Pouring a slow, less high inlet, a small san permeability and density of the coup and drag, to be the cause of the defect. The addition of the outlet is one to reduce defects. Keyword : Casting , Styrofoam , Defect
Kata Kunci : Keyword : Casting , Styrofoam , Defect