Kebijakan Targeted Killing terhadap Pakistan pada Pemerintahan Barack Obama
INDRIANI PRATIWI, Dr. Siti Mutiah Setiawati, MA
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALPakistan telah dan sedang mengalami perubahan strategi kontra-terorisme Amerika Serikat, terutama pada pemerintahan Barack Obama. Sebagai negara yang berbatasan langsung di sebelah Barat dengan Afghanistan, Pakistan menyaksikan ribuan pejuang Taliban dan Al Qaeda melarikan diri ke dalam wilayah mereka karena operasi War on Terror, dan di wilayah yang disebut Federally Administered Tribal Areas (FATA) inilah, kelompok tersebut menanamkan pengaruh untuk terorisme global. FATA merupakan daerah yang terpencil dan ekstrim secara geografis, dimana Islamabad hampir tidak memiliki pengaruh di dalamnya, sehingga area ini menjadi area tepat bagi terorisme untuk berkembang. Skripsi ini akan menganalisa respon Obama terhadap terorisme di Pakistan di bawah strategi targeted killing. Targeted killing adalah tindakan yang secara langsung membunuh Al Qaeda dan afiliasinya menggunakan pesawat yang dikendalikan dari jauh, yang dikenal dengan sebutan drones. Serangan pesawat tanpa awak menjadi strategi kontra terorisme yang penting pada pemerintahan Obama; jumlah serangan meningkat dari 51 kali pada pemerintahan Bush menjadi 360 kali semenjak Obama menjadi presiden [2]. Skripsi ini akan menjawab aspek-aspek yang menjadi alasan mengapa targeted killing digunakan sebagai salah satu strategi penting Obama di Pakistan. Tulisan ini mencakup empat aspek: pertumbuhan terorisme di FATA, situasi politik di Pakistan dan hubungannya dengan Amerika Serikat, defisit anggaran, dan opini publik Amerika Serikat. [2] The Bureau of Investigative Journalism, Get the data: Drone wars (daring), <http://www.thebureauinvestigates.com/category/projects/drones/drones-graphs/>, diakses pada 17 Januari 2015
Pakistan is currently experiencing the shift of United States' counter-terrorism strategy, especially under Barack Obama administration. Bordering its west side with Afghanistan, this country witnessed fighters of Taliban and Al Qaeda escaping into their territory due to War on Terror operations, establishing influence for global terrorism, in an area called Federally Administered Tribal Areas (FATA). FATA is geographically remote and extreme and is barely controlled by Islamabad, therefore it became suitable ground for terrorism to breed. This thesis would analyze Obama's response to terrorism in Pakistan, under targeted killing strategy. Targeted killing is an act of directly assassinate Al Qaeda and its affiliates using remotely controlled airplanes knows as drones. Drone strikes became an important counter terrorism strategy under Obama administration; the amount of strikes increased rapidly from 51 times during Bush to 360 times since Obama took the presidency[1]. The main discussion in this thesis is to answer settings that became the underlying reasons why targeted killing is used as one of the important counter terrorism strategy in Pakistan. It concluded four aspects: the growth of terrorism in FATA, political conditions of Pakistan and its relation with United States, US budget deficit, and US public opinion [1] The Bureau of Investigative Journalism, Get the data: Drone wars (daring), <http://www.thebureauinvestigates.com/category/projects/drones/drones-graphs/>, diakses pada 17 Januari 2015
Kata Kunci : pesawat tanpa awak, targeted killing, kontra terorisme, Federally Administered Tribal Areas, drones, counterterrorism