Perbandingan Karakteristik Aspal PEN 60/70 Yang Tersedia Di Kalimantan Barat
ARIEF RINALDI, Ir. Djoko Murwono, M.Sc
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILModa transportasi yang ada di Indonesia merupakan salah satu moda trasportasi yang sangat mendukung sebagai alat berkembangnya wilayah, contohnya di Kalimantan Barat. Jenis transportasi yang sering digunakan di Kalimantan Barat adalah transportasi darat yang dimana jalan raya aspal adalah sarana pendukung yang paling penting. Untuk itu perkerasan aspal jalan raya haruslah memenuhi kualitas dan perencanaan yang baik. Aspal adalah bahan pokok dari perkerasan jalan sebagai perekat utama suatu campuran perkerasan. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk memberikan perbandingan pada ketiga jenis produk aspal yang terdapat di Kalimantan Barat dengan mengacu pada SNI BINA MARGA. Pengujian karakteristik aspal ini dilakukan dengan cara melakukan pengujian karakteristik kepada ketiga jenis aspal dan kemudian membandingkan hasil pengujian dengan spesifikasi persyartan yang ditetapkan oleh BINA MARGA diman pengujian yang dilakukan meliputi: (1) Pengujian penetrasi aspal; (2) Pengujian titik lembek; (3) Pengujian titik nyala; (4) Pengujian kehilangan berat; (5) Pengujian kelarutan dalam CCL4; (6) Pengujian daktilitas; dan (7) Pengujian berat jenis aspal selain melakukan pengujian karakteristik juga dilakukan perhitungan prediksi modulus kekakuan kepada ktiga jenis aspal dengan memperhitungkan kecepatan dan temperatur yang berbeda. Hasil perbandingan hasil pengujian kepada ketiga jenis aspal terhadap spesifikasi aspal yang telah ditetapkan BINA MARGA terdapat tujuh jenis pengujian yang ketiga jenis aspal tersebut memenuhi syarat spesifikasi dari BINA MARGA namun pada pengujian titik nyala ketiga sampel tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BINA MARGA. Dalam prediksi modulus kekakuan aspal dari ketiga sampel aspal semua memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh metode Ullidtz.
Modes of transportation in Indonesia is one mode of transportation that is strongly supported as a means of development of the region, for example, in West Kalimantan. Types of transport are often used in West Kalimantan is a ground transportation highways where asphalt is the most important means of support. To the highway asphalt pavement must meet quality and good planning. Asphalt is a staple of the pavement as the main adhesive a mixture of pavement. The purpose of this study was conducted to provide a comparison of the three types of asphalt products contained in West Kalimantan with reference to ISO HIGHWAYS. Testing characteristics of the asphalt is done by testing the characteristics of the three types of asphalt and then compare the test results with the specification requirements set by HIGHWAYS Diman tests performed include: (1) penetration testing asphalt; (2) Testing of the softening point; (3) Testing flashpoint; (4) Testing lose density; (5) Testing solubility in CCl4; (6) Testing ductility; and (7) Testing the density of asphalt in addition to testing the characteristics also made predictions of stiffness modulus calculation to take into account three types of asphalt with different speed and temperature. The comparison of test results to the three types of asphalt to asphalt specification predetermined HIGHWAYS there are seven types of testing for three types of asphalt is eligible specification of HIGHWAYS but the flash point testing three samples did not meet the requirements set by HIGHWAYS. In the prediction of asphalt stiffness modulus of asphalt all the three samples meet the requirements set by the method Ullidtz.
Kata Kunci : Testing asphalt characteristics, specifications HIGHWAYS, Ullidz method, and modulus of rigidity.