Laporkan Masalah

Gendered Labour Migration and Female Workers: The Case Study of Filipinas in Singapore

ASTRI PRADITA ANGGARIANI, Prof. Dr. Mohtar Mas'oed

2015 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

The Republic of Philippines becomes one of those countries that greatly depend on migration for their economic vitality. Interestingly, almost 70% of OFWs worldwide were female. It indicates that women nowadays can participate under world political economy and resulting the Philippines is recorded as one of the world's largest exporter of female migrant workers. In the case of Filipina workers in Singapore, however, these women are usually working in any secondary jobs that regarded as low-level job, as domestic helper for instance. It becomes discussable within IR studies where women at the end are seen to have a limit space in workforces, especially when they are actually well educated. By considering on some factors influencing Filipina women contribution in Philippine labour export to Singapore, this undergraduate thesis aims to give a further explanation on how the world economy and migration systems connect and produce different impacts on gender-related issue in labour forces.

Republik Filipina adalah salah satu negara yang bergantung pada migrasi sebagai roda ekonomi negara. Menariknya, hampir 70% dari migran Filipina di dunia ialah wanita. Hal ini mengindikasikan bahwa wanita juga dapat berpartisipasi dalam dunia politik dan ekonomi, di mana fenomena ini sukar untuk ditemukan beberapa tahun lalu. Dalam hal ini Filipina pada akhirnya mempunyai predikat sebagai salah satu negara pengekspor migran wanita terbesar di dunia. Namun, kenyataan yang terjadi pada pekerja wanita Filipina di Singapura adalah perempuan ini umumnya dikirim untuk bekerja di pekerjaan yang tergolong sebagai pekerjaan tingkat rendah, seperti pekerja rumah tangga contohnya. Fenomena ini menjadi isu yang sering diperbincangkan dalam studi hubungan internasional dan hubungannya pada isu gender, karena pada akhirnya wanita sebenarnya memiliki peluang bekerja lebih sempit, walaupun mereka termasuk orang-orang yang teredukasi. Dengan menganalisa beberapa faktor yang mempengaruhi kontribusi wanita Filipina dalam ekspor migran ke Singapura, skripsi ini ditujukan untuk menjelaskan tentang hubungan dunia ekonomi dengan sistem migrasi, serta implikasinya dalam hal genderisasi pekerja.

Kata Kunci : global labour migration, political economy system, gender, labour export, migrant worker, women studies, capitalism

  1. S1-2015-315556-abstract.pdf  
  2. S1-2015-315556-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-315556-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-315556-title.pdf