Laporkan Masalah

Analisis Hubungan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan dengan Variabel Akuntansi (Studi Empiris pada Perbankan di Indonesia Tahun 2008 sampai dengan 2014)

INAYAH NUR UTAMI, Singgih Wijayana, S.E., M.Sc., Ph.D.

2015 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah variabel akuntansi yang disajikan pada laporan keuangan memiliki pengaruh terhadap ketepatan waktu penerbitan laporan keuangan.Ketepatan waktu ini dilihat dari jumlah hari yang dibutuhkan dari akhir periode akuntansi sampai dengan laporan keuangan diterbitkan. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling.Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dar laporan keuangan tahunan periode 2008 sampai dengan 2014 untuk perusahaan perbankan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Variabel Akuntansi yang diteliti pada penelitian ini diantaranya adalah ukuran perusahaan, rasio profitabilitas, non performing loans, ukuran KAP, adopsi IFRS, dan debt to equity ratio (DER) dengan total sampel sebanyak 190 data. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dan diolah menggunakan software SPSS 21.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penundaan yang dilakukan oleh perusahaan perbankan adalah 65 hari. Nilai adjusted R square yang dihasilkan adalah 0,269. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan, non performing loans, dan ukuran KAP memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan untuk variabel rasio profitabilitas, adopsi IFRS dan debt to equity ratio tidak memiliki hubungan yang signifikan pada penundaan penerbitan laporan keuangan.

ABSTRACT This study examines whether accounting variables presented in the financial statements have an impact on the timeliness of the issuance of the financial statements. Timeliness is seen from the number of days required to the issuance of the financial statements. Samples were taken with a purposive sampling method. Data used in the study were obtained from the annual financial statements of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2008 until 2014. Accounting variables examined in this study are firm size, profitability ratio, non-performing loans, the size of accounting firm, the adoption of IFRS, and the debt to equity ratio (DER) with a total sample of 190 data. The method used is multiple regression analysis, processed using SPSS 21. The result shows that the average delay for banking companies is 65 days. The value of adjusted R-square is 0.269. Hypothesis test result shows that the variable size companies, non-performing loans, and the size of the firm is significant, while for variable ratios of profitability, the adoption of IFRS and the debt to equity ratio are not significant to the delay of issuance of the financial statements.

Kata Kunci : ketepatan waktu, variabel akuntansi, ukuran perusahaan, rasio profitabilitas, non performing loans, ukuran KAP, adopsi IFRS, debt to equity ratio

  1. S1-2015-312134-abstract.pdf  
  2. S1-2015-312134-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-312134-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-312134-title.pdf