Laporkan Masalah

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DALAM RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH NASIONAL (RPJMN) TAHAP III TAHUN 2015-2019 DITINJAU DARI NASIONALISME MOHAMMAD HATTA

DEWI TRI UTAMI, Hastanti Widy Nugroho, S. S., M. Hum.

2015 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFAT

Peneliti melihat bahwa analisis pemerintah dan para ahli tentang bonus demografi hanya terbatas pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Ketidakpuasan terhadap analisis tersebut menjadikan penelitian ini ditujukan untuk menganalisis arah kebijakan pembangunan manusia dalam RPJMN III dari perspektif nasionalisme Hatta, sehingga dapat diperoleh gambaran yang menyeluruh tentang tantangan yang dihadapi di masa bonus demografi. Penelitian ini membahas 3 rumusan masalah, 1) apakah nasionalisme menurut Hatta? 2) Apa saja arah kebijakan pembangunan manusia dalam RPJMN III untuk menghadapi masa bonus demografi? 3) Bagaimana analisis nasionalisme Hatta terhadap arah kebijakan pembangunan manusia dalam RPJMN III? Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian pustaka dengan model penelitian mengenai masalah aktual. Peneliti mengumpulkan deskripsi dan hasil penelitian tentang nasionalisme Hatta dan arah kebijakan pembangunan manusia menjelang masa bonus demografi. Selanjutnya, data diinterpretasi dan dianalisis secara lebih dalam untuk menunjukan pemecahan masalah secara fundamental. Peneliti menggunakan unsur metodis deskripsi, interpretasi, kesinambungan historis, dan analisis kritis untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan 4 hal penting, 1) nasionalisme menurut Hatta adalah kesadaran anggota bangsa untuk memperjuangkan tujuan bersama dengan tenaga sendiri yang dilandasi oleh prinsip kebebasan, keadilan, dan persatuan. 2) Kebijakan pembangunan manusia diarahkan untuk membentuk manusia yang berkualitas dan berdaya saing untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan. 3) Ditinjau dari nasionalisme Hatta, Indonesia diprediksi berhasil mewujudkan pertumbuhan ekonomi, karena kebijakan pemerintah mengandung prinsip kebebasan, keadilan, dan persatuan. 4) Pembangunan manusia seharusnya dilandasi oleh pembentukan watak masyarakat yang toleran terhadap perbedaan, menjunjung tinggi solidaritas, berakhlak mulia, bermoral, berbudaya, beradab, beretika, dan berdaya saing.

Researchers noted that the analysis of the goverment and experts on demographic dividend is limited to an increase in economic growth. Dissatisfaction about the analysis make this research aimed to analyze the human development policies in RPJMN III from Hatta nationalism. The analysis can be acquired a comprehensive overview about challenges in demographic dividend period. This research discusses 3 problems, 1) what is Hatta nationalism? 2) What are the policy direction of human development in RPJMN III? 3) How is the analysis of hatta nationalism about policy direction of human development in RPJMN III? This research is a literature research with research model about actual problem. Researchers collected description and outcomes research about Hatta nationalism and policy direction of human development in RPJMN III. Furthermore, the data is interpreted and analyzed deeper to show the fundamental problem solving. Researcher used description, interpretation, historical continuity, and critical analysis as a methodical elements to analyze the data. The result showed 4 important things, 1) Hatta nationalism is the awareness of people of nation to reach a shared goals with their own power based on the principles of liberty, justice, and unity. 2) human development policies are directed to establish qualified and competitive human to increase wealth and prosperity. 3) Reviewed by Hatta nationalism, Indonesia predicted success increase the economic growth, due to goverment policies contains liberty, justice, and unity principles. 4) The human development should be begin to forma society that had characters tolerance in diversity, upholding solidarity, virtous, polite, civilized, ethical, and competitive.

Kata Kunci : bonus demografi, pembangunan manusia, kebebasan, keadilan, dan persatuan

  1. S1-2015-316454-abstract.pdf  
  2. S1-2015-316454-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-316454-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-316454-title.pdf