PEMANFAATAN LAYANAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ANAK DI WILAYAH INDONESIA TIMUR ( ANALISIS DATA IFLS EAST 2012)
DILLA SRIWAHYUNI, Prof. dr. Hari Kusnanto, DrPH; Dr. dr. Dwi Handono Sulistyo, M.Kes
2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Imunisasi sangat penting untuk mencegah angka kematian dan penyakit pada anak, terutama penyakit tuberkulosis, difteri, pertusis, hepatitis, dan polio sebagai penyebab terbesar mortalitas dan morbiditas pada anak. Secara umum status kelengakapan imunisasi dasar anak di Indonesia timur baru mencapai cakupan 54,22%, pencapaian ini masih jauh untuk mencapai target MDGs 2010 yaitu cakupan imunisasi 80 % dan 100% tahun 2015 di seluruh wilayah Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan layanan imunisasi dasar lengkap pada anak dan faktorfaktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar anak di wilayah Indonesia timur dan merumuskan kebijakan yang tepat untuk peningkatan kelengakapan imunisasi dasar di wilayah Indonesia timur di masa yang akan datang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menganalisa data sekunder dengan rancangan studi cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh rumah tangga di 7 ( tujuh) provinsi yang menjadi sasaran penelitian IFLS EAST 2012. Hasil: Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa determinan yang sangat mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar anak adalah partisipasi ke posyandu 1 bulan terakhir, lokasi tempat tinggal berdasarkan area, suplementasi vitamin A, dan kepemilikan Kartu Menuju Sehat ( KMS) , dan model yang terbaik adalah model 3 ( BIC=1344,616 ) Kesimpulan: Imunisasi adalah pelayanan kesehatan dasar yang sangat penting, untuk itu dibutuhkan adanya kerjasama yang solid dengan manajemen yang rapi untuk meningkatkan pemanfaatan layanan imunisasi dasar anak oleh seluruh masyarakat. Perlunya adanya kebijakan dan manajemen khusus untuk mengembalikan fungsi vital posyandu sebagai sarana layanan kesehatan primer untuk pelayanan imunisasi dasar lengkap dengan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kelas ibu, konseling oleh petugas kesehatan, meningkatkan pengadaan vaksin di setiap puskesmas, pentingnya mensinergikan dan mengintegrasikan seluruh program terkait dengan program perkembangan anak yaitu imunisasi dasar lengkap, suplementasi vitamin A, distribusi KMS, serta memperhatikan kebutuhan kesehatan khusus di pedesaan
Background: Immunization is essential for preventing mortality and morbidity in children, especially tuberculosis, diphtheria, pertussis, hepatitis and polio as the largest cause of mortality and morbidity in children. In general, the basic immunization status completeness children in eastern Indonesia reached 54.22% coverage, the achievement is still a long way to achieve the MDGs in 2010 of immunization coverage of 80% and 100% by 2015 in all regions of Indonesia. The aim of this study was to examine the use of the full basic immunization services for children and the factors that affect the completeness of basic immunization children in eastern Indonesia and formulate appropriate policies to increase immunization completeness base in eastern Indonesia in the future. Methods: This research is a quantitative study which analyzed secondary data with cross sectional study design, this study population was all households in seven ( 7) provinces targeted research IFLS EAST 2012. Result: Logistic regression analysis showed that the determinants that affect the completeness of basic immunization for children is participation to Posyandu 1 last month, location of residence based on the area, vitamin A, and ownership Card Towards Healthy ( KMS ) , and the best model is the model 3 ( BIC = 1344.616) Conclusion Immunization is the primary health care is very important, for it is necessary to have a solid partnership with the management of neat to increase the utilization of basic child immunization services by the entire society. The need for policy and special management to restore vital functions Posyandu as a means of primary health care for services are fully immunized by increasing community participation through class mothers, counseling by health workers, improving vaccine procurement in each health center and the importance of synergies and integrate all programs associated with the program child development is complete basic immunization, vitamin A supplementation, distribution of KMS, and considering the specific health needs of rural
Kata Kunci : Kelengkapan Imunisasi Dasar, Predisposisi, Pendukung, dan Pendorong