Laporkan Masalah

KEPUASAN KLIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN SEKTOR PUBLIK DAN SEKTOR SWASTA DI KAWASAN INDONESIA TIMUR (Analisa Data The Indonesia Family life Survey East 2012)

CHRISTA GUMANTI MANI, Prof. dr. Hari Kusnanto, DrPH; Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Kondisi Indonesia Timur berbeda dengan Indonesia Barat, provinsi di kawasan Indonesia Timur lebih banyak mengandalkan puskesmas untuk perawatan antenatal, kelahiran, dan pengobatan rawat jalan namun tingginya angka kematian ibu di NTT 306 per 100 ribu kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) 57 per 1.000 kelahiran hidup, salah satu faktor adalah pelayanan kesehatan yang tidak memadai dari segi kualitas dan jumlah, pelayanan kesehatan berperan penting di kawasan Indonesia Timur, Studi ini mengidentifikasi kepuasan klien rawat jalan terhadap kualitas pelayanan kesehatan pada fasilitas milik pemerintah dan fasilitas milik pribadi atau swasta, benarkah fasilitas swasta lebih berkualitas daripada fasilitas pemerintah? Metode. Sumber data The Indonesia Family Life Survey (IFLS) East Tahun 2012. Data rumah tangga 7 provinsi yang representatif dikumpulkan memakai kuesioner, desain cross-sectional studi, analisa data dilakukan secara bertahap yaitu : analisis univariabel, bivariabel, dan multivariabel dengan binary regresi logistic. Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas swasta lebih berkualitas dari pada fasilitas pemerintah (OR=2,1) , didasarkan pada temuan 1) pelayanan swasta seperti dokter praktik (umum,spesialis,dokter gigi dokter, dokter keluarga) lebih memuaskan dengan odds ratio 6 kali lebih besar dibandingkan dengan fasilitas pemerintah rumah sakit umum, diikuti praktik paramedis (perawat, bidan , mantri) dengan kemungkinan 4 kali lebih memuaskan, 2) waktu tempuh yang pendek menuju fasilitas kesehatan 2 kali lebih memuaskan, 3) Klien yang berobat jalan secara berulang memiliki kemungkinan kepuasan 1,4 kali, 4) provinsi maluku memiliki kemungkinan puas terhadap pelayanan kesehatan 2, 8 kali dan berhubungan bermakna, waktu tempuh, status ekonomi tidak berhubungan secara bermakna dengan kepuasan. Kesimpulan : Bukti menunjukkan kepuasan klien rawat jalan lebih tinggi di fasilitas swasta (dokter praktek, perawat, matri, dan bidan desa) dari pada fasilitas publik (rumah sakit umum, dan puskesmas, pustu).

Background: Indonesia's condition is different from East to West Indonesia, the province in Eastern Indonesia more rely on a health clinic for antenatal care, who was birth, and outpatient treatment high maternal mortality rate but in Nusa TenggaraTimur (NTT) 306 per 100 thousand live births and infant mortality other hand, is categorized 57 per 1,000 live births, one of the factors is the health service that is not adequate in terms of quality and the number of, the health service comes into play in Eastern Indonesia, This study to identify client satisfaction out of quality of health services in the facilities owned by the government and facilities for personal or private sector, is it true that private facilities better quality than facilities government? Method : Data Source The Indonesian Family Life survey (IFLS) East in 2012. The household data province who was representative collected 7 using questionnaires, cross-sectional design study, analysis data used univariable, bivariable and multivariable analysis with binary regression logistics. Results: Private facilities better quality than the facilities government (OR=2.1) , is based on the findings 1) private services such as medical doctor practice (general specialist,a dentist physician, a family) more satisfactory results with odds ratio 6 times higher than the general hospital facilities government, followed paramedics practice (nurses, midwives , mantri) with the possible 4 times more satisfactory results , 2) one way travel time to health facilities 2 times more satisfactory results, 3) Clients that outpatient treatment repeatedly has a chance satisfaction 1.4 times, 4) Maluku province has a chance with access to basic health services 2, 8 times and related means, don't beat, economic status is not related by means of customer satisfaction. Conclusion : Evidence showing client satisfaction outpatient higher than in private facilities (physician practices, nurses, was chosen by lot, and village midwives) from the public facilities (the hospital, and community health centers, supplementary puskesmas).

Kata Kunci : indikator kualitas, kepuasan pasien, Fasilitas pemerintah, Fasilitas swasta, Indonesia Timur

  1. S2-2015-357853-abstract.pdf  
  2. S2-2015-357853-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-357853-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-357853-title.pdf