Pengaruh Frekuensi Penampungan Satu dan Dua Kali dalam Seminggu Terhadap Kualitas Sperma Itik Turi
CHINTYA FITRIANITA D, Prof. Ir. ismaya, M. Sc., Ph. D.; Prof. Dr. Ir. Sri Harimurti, SU.
2015 | Skripsi |Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi penampungan satu dan dua kali dalam seminggu terhadap kualitas sperma itik Turi. Perlakuan yang dilakukan yaitu penampungan sperma satu kali dalam seminggu untuk kelompok satu dan penampungan dua kali dalam seminggu untuk kelompok dua. Penampungan sperma dilakukan dengan metode pengurutan secara manual dan masing-masing kelompok yang terdiri dari lima ekor itik Turi dilakukan lima kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik Independent Sample T-Test. Frekuensi penampungan satu dan dua kali dalam seminggu berpengaruh nyata (P≤0,05¬) terhadap konsentrasi dan viabilitas spermatozoa. Persentase rata-rata konsentrasi dan viabilitas spermatozoa pada penampungan satu dan dua kali dalam seminggu berturut-turut yaitu 2,48±0,49 x 109/ml, 84,51±6,69 % dan 3,13±0,89 x 109/ml, 79,07±5,36 %. Frekuensi penampungan berpengaruh tidak nyata terhadap pH, volume, warna, motilitas, dan abnormalitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa frekuensi penampungan sperma dua kali dalam seminggu lebih baik dilakukan untuk memperoleh kualitas sperma itik Turi dengan konsentrasi dan viabilitas spermatozoa yang baik dibandingkan penampungan sperma satu kali dalam seminggu.
The aim of this research was to analyze the effect of frequency of collecting sperm once and twice a week on sperm quality of Turi drakes. The treatment of collecting sperm once a week was classified as group one and the treatment of collecting sperm twice a week was classified as group two. The sperm was collected by manual massage method and five drakes in both of group received the same treatment for five times. The data were analyzed by statistic analysis Independent Sample T-Test. The frequency of collecting sperm once and twice a week were significant (P≤0,05) to spermatozoa concentration and viability. The results showed that the average concentration and viability of Turi drakes’ fresh spermatozoa which was collected once and twice a week were 2,48±0,49 x 109/ml, 84,51±6,69 % and 3,13±0,89 x 109/ml, 79,07±5,36 % respectively. The frequency of collecting sperm once and twice a week were not significant to sperm pH, volume, colour, spermatozoa motility, and spermatozoa abnormality. Based on the results of this research, it can be concluded that collecting Turi drakes’ sperm twice a week is better than once a week to obtain the better sperm quality on spermatozoa concentration and viability of Turi’s drakes.
Kata Kunci : Itik Turi, Frekuensi Penampungan, Kualitas Sperma