Analisis Perilaku Masyarakat di Daerah Aliran Sungai Batang Bakarek-Karek Kota Padang Panjang Sumatera Barat dalam Membuang Sampah
NOVRIZA YULIDA, Dr. Ir. Sarto, M.Sc ; Agus Suwarni, SKM, M.Kes
2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Kota Padang Panjang memiliki beberapa daerah aliran sungai yang memegang peranan penting bagi perairan di Kota Padang Panjang salah satunya sungai Batang Bakarek-Karek, namun daerah aliran sungai tersebut sudah banyak yang mengalami kerusakan baik dari segi fisik, biologis, kimiawi, maupun ekologis yang disebabkan oleh keberadaan sampah yang memenuhi aliran sungai. Berdasarkan data dari Kantor Lingkungan Hidup Kota Padang Panjang Tahun 2013 diketahui bahwa daerah yang dilewati oleh aliran Sungai Batang Bakarek-Karek terdiri dari 5 kelurahan dan jumlah keluarga yang tinggal di sekitar aliran sungai berjumlah 226 keluarga. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis perilaku masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai Batang Bakarek-Karek dalam membuang sampah, yang meliputi, pengetahuan, sikap, sarana dan implementasi kebijakan pemerintah Padang Panjang Sumatera Barat. Metode : Jenis penelitian ini adalah survei dengan rancangan cross-sectional. Subyek penelitian adalah Kepala Keluarga yang tinggal di daerah aliran sungai Batang Bakarek-Karek sebanyak 118 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Pengetahuan, Sikap, Sarana dan Implementasi Kebijakan, variabel terikat adalah Perilaku. Analisis data dilakukan secara univariat, analisis bivariat dengan uji statistik chi square, dilanjutkan dengan analisis multivariat menggunakan regresi logistik pada alfa=0,05. Hasil : Analisis statistik menemukan bahwa semua variabel yang diteliti berhubungan secara bermakna terhadap perilaku masyarakat dalam membuang sampah, yaitu pengetahuan (p=0,000; OR=9,53;IK 95%=2,5-39,9), sikap (p=0,006; OR=4,6; IK 95 %=1,3-17,3), sarana (p=0,002; OR=5,87; IK 95 %=1,6-26,1), dan implementasi kebijakan (p=0,000; OR=7,65; IK 95 %=2,1-30,8). Variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dalam membuang sampah adalah sikap dengan OR=7,79. Kesimpulan : Adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, sarana dan implementasi kebijakan pemerintah terhadap perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Variabel sikap merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku masyarakat di DAS dalam membuang sampah.
Background : Padang Panjang City has several watersheds which play an important role in supplying water in Padang Panjang, one of those is Batang Bakarek-Karek river, however the river basin has a lot of physical, biological, chemical, and ecological damages caused by the existence of garbage which fulfill the river streams. Based on data from Padang Panjang Environment Office In 2013 it was known that the area in where Batang Bakarek-Karek River the consists of 5 villages and 226 families who live around the river. The purpose of this study was to analyze the behavior of the people who live around the Batang Bakarek-Karek river in throwing the garbage, which includes, knowledge, attitudes, infrastructure and implementation of government policies of Padang Panjang West Sumatra. Method : This research is a survey with a cross-sectional design. Subjects were breadwinner of the families who live in the watershed of Batang Bakarek-Karek river as 118 people. The independent variables in this study were knowledge, attitude, infrastructures and Policy Implementation, the dependent variable was Behavior. Data analysis was performed by using univariate, bivariate analysis with chi square test, followed by multivariate analysis using logistic regression at alfa=0.05. Results and Discussion : Statistical analysis determined that all the studied variables were significantly related to people's behavior in throwing the garbage, those are knowledge as: (p=0,000; OR=9,53;CI 95%=2,5-39,9). attitude as: (p=0.006; OR=4.6; CI 95%=1.3 to 17.3). infrastructure as: (p=0.002; OR=5.87; CI95%=1.6 to 26.1). policy implementation as: (p=0.000; OR=7.65; CI 95%= 2.1 to 30.8). The most influential variable on people's behavior in throwing garbage was the attitude with the value of OR as 7.79. Conclusion : There is a significant correlation between knowledge, attitudes, infrastructure and government policies implementation on people's behavior in throwing the garbage, attitude is the most influential variable on people's behavior in Batang Bakarek-Karek river in throwing garbage.
Kata Kunci : Sampah, perilaku, daerah aliran sungai