Laporkan Masalah

Pengaruh Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anggrek Vanda Hibrida (Vanda limbata x Vanda tricolor) in vitro dan Aklimatisasi)

ATIKA OKTA MELISA, Dr.rer.nat. Ari Indrianto, S.U.

2015 | Tesis | S2 Biologi

Anggrek merupakan jenis tanaman hias yang memiliki keindahan bentuk bunga dan warna yang sangat beragam dan tersebar di seluruh dunia.Persilangan anggrek umum dilakukan untuk peningkatan kualitas dari anggrek baik secara genetik ataupun morfologinya. Salah satu contoh persilangan yaitu Vanda limbata dengan Vanda tricolor. Dalam budidaya anggrek sering digunakan teknik kulturin vitro. Pupuk organik sekarang sudah mulai digunakan dalam media kulturin vitro. Penggunaan pupuk dapat meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan planlet.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan planlet dan untuk mengetahui konsentrasi dan jenis pupuk terbaik untuk menghasilkan pertumbuhan yang terbaik.Pupuk yang digunakan ada 3 macam yaitu, Amino-age, Fertile dan Namira. Konsentrasi yang digunakan adalah 0;0,5;1;1,5;2 dan 2,5 ml/L baik saat kultur in vitro maupun aklimatisasi. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, peubah yang diamati adalah , warna daun, warna akar dan morfologi planlet. Data kuantitatif dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT taraf 5%.Parameter yang diamati adalah panjang daun, jumlah daun, panjang akar dan jumlah akar serta persentase ketahanan hidup planlet, baik sebelum maupun sesudah aklimatisasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cairmenyebabkan penambahan panjang daun, jumlah daun, panjang akar dan jumlah akar. Penambahan pupuk organik cair pada media tanam menyebabkan peningkatan tebal epidermis, tebal mesofil dan diameter berkas pengangkut pada daun, selain itu juga meningkatkan tebal velamen, tebal korteks dan diameter berkas pengangkut pada akar. Kata kunci : Kultur in vitro, pupuk organik, aklimatisasi, Vanda limbata, Vanda tricolor

Orchid is a type of ornamental plants that have the beauty of flower shapes and various colors and spreads across the world. In improving the quality of orchids either genetically or morphology, then a cross is done. One of the crosses is a cross Vanda tricolor with Vanda limbatathat have been done. In the cultivation of orchids commonly use technique in vitro culture. Organic fertilizer is now beginning to be used in in vitro culture media. The use of fertilizers can increase and accelerate the growth of plantlets. This study was aimed to determine the effect of addedfertilizers on the growth of plantlets and to determine the best concentration and type of fertilizer to produce optimum growth. There were 3 used fertilizers, namely Amino-age, Fertile and Namira. Used concentrations were 0;0,5;1;1,5;2 and 2.5 ml/L for bothin vitro culture and acclimatization. The qualitative data were analyzed descriptively, the observed variables were, the color of the leavesand morphology of plantlets. Quantitative data were analyzed using ANOVA and DMRT by 5% level. Observed parameters were leaf length, leaf number, root length and root number and percentage of plantlets survival, both before and after acclimatization.The results showed that the addition of liquid organic fertilizer wereasedleaves length, leaves number, root length and root number. Anatomical responses showed that the addition of liquid organic fertilizer at planting medium caused an increase of epidermis thickness, mesophyll thickness and diameter of the carrier beam on the leaves. On roots anatomy, adding of liquid organic fertilizers increase a velamen thickness, cortex thickness and the diameter of the carrier beam. Keywords: in vitro culture, an organic fertilizer, acclimatization, Vanda limbata, Vanda tricolor.

Kata Kunci : Kultur in vitro, pupuk organik, aklimatisasi, Vanda limbata, Vanda tricolor

  1. S2-2015-338125-abstract.pdf  
  2. S2-2015-338125-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-338125-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-338125-title.pdf