Pengembangan Model Rumah Produktif dengan Optimasi Tata Letak Fasilitas Studi Kasus Usaha Berbasis Rumah di Dusun Serut
FATMA WULANDARI, Dr-Ing. Sihana;Ir Hotma Prawoto Sulistyadi, M.T
2014 | Tesis | S2 Magister Sistem TeknikIndustri kecil dan menengah ( IKM ) mempunyai peran strategis dalam perekonomian nasional terutama dalam penyerapan tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat serta menumbuhkan aktivitas perekonomian daerah. Indonesia perlu menuntut pengembangan industry kecil menengah melalui pendekatan system. Penelitian ini menganalisa dan mengembangkan system engineering pada level pertama yang ditekankan tempat kerja fisik pada aktivitas manusia dalam rumah produktif atau usaha berbasis rumah. Sesuai dengan UU No 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pasal 49 menyebutkan bahwa pemanfaatan rumah dapat digunakan sebagai kegiatan usaha secara terbatas tanpa membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian, juga harus memastikan terpeliharanya perumahan dan lingkungan hunian. Dalam penelitian ini, menemukan bahwa luasan optimal fungsi rumah tinggal sebagai hunian ada pada luasan minimum dari ruang ruang utama, yairu ruang tidur, ruang tamu dan ruang makan. Sementara sharing fasilitas yang digunakan untuk kegiatan usaha diperbolehkan menggunakan ruang dapur, kamar mandi, gudang atau ruang pelengkap lainnya.Kualitas kenyamanan rumah tinggal, terganggu oleh adanya kegiatan usaha, dibuktikan dengan meningkatnya suhu dan kebisingan.Untuk meningkatkan daya dukung rumah terhadap kegiatan usaha, maka dilakukan pengembangan model dengan menggunakan metode expert judgment. Metode ini digunakan untuk mengukur secara kuantitatif, dari kualitas rumah produktif yang mengacu pada persyaratan standart produksi pangan dan tata cara penyelenggaraan kesehatan lingkungan industry.
Small and medium enterprises have a strategic role in the national economy, especially in employment, increase incomes and generate local economic activity. Indonesia needs requires the development of small and medium industries through a systems approach. This study analyzes and develop engineering systems at the first level which emphasized physical work on human activity in the productive houses or home-based enterprise. According to Law No. 1 of 2011 abaout Housing and Settlement Areas Article 49 states that the use of the house can be used as business activities in limited without endangering and does not interfere residential function, also must ensure the maintenance of housing and residential environments. In this study, found that the optimal area houses function as resedential there is a minimum space on the main room are bedroom, living room and dining room. While sharing facility used for business activities is allowed using the kitchen, bathroom, storage or other auxiliary spaces.The comfort of houses distturbed by bussiness activity, proved by incrrease in temperature and noise.To improve the carrying cpacity of the bussiness activities, then done model development by using expert judgment. This methode is used to quantitatively measure from the quality of productive house which refer to requirements of food production standards and procedures for the organiztion of health industry environment.
Kata Kunci : IKM, Rumah, Rumah Produktif, Usaha Berbasis Rumah, Serut