Laporkan Masalah

PERBANDINGAN PERSEPSI TENTANG PEMBERDAYAAN ANTARA BMT BIF DENGAN KELOMPOK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN LEDOK TIMOHO YOGYAKARTA

LATHIF HANAFIR RIFQI, Prof. Dr. Syamsul Hadi, SU., M.A.

2015 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya

Kemiskinan tidak bersifat permanen, oleh sebab itu pengurangan kemiskinan harus selalu diupayakan. Salah satu semangat Islam dalam pengurangan kemiskinan adalah dengan pemberdayaan. Agar pemberdayaan dapat terkoordinir dengan baik diperlukan peran lembaga dalam menanggulanginya. BMT merupakan salah satu lembaga keuangan mikro syariah yang berperan dalam pemberdayaan. Sejauh ini ditemukan beberapa penelitian yang membahas mengenai pemberdayaan oleh BMT. Namun, diantara penelitian tersebut belum ditemukan penelitian yang membahas mengenai perbandingan persepsi antara pihak yang memberdayakan dengan pihak yang diberdayakan. Perbandingan persepsi ini penting karena akan ditemukan persamaan dan perbedaan persepsi. Dengan adanya persamaan persepsi, maka dapat memudahkan komunikasi sehingga dengan komunikasi tersebut dapat membantu terlaksananya program-program pemberdayaan. Sebaliknya, apabila terdapat perbedaan persepsi maka akan mengganggu komunikasi sehingga berdampak pada terhambatnya program pemberdayaan. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan persepsi antara dua pihak mengenai tujuan, proses, hasil, dan kendala pemberdayaan. Pihak pertama yaitu BMT BIF sebagai pihak yang memberikan pemberdayaan, sementara pihak kedua adalah kelompok pemberdayaan perempuan Ledok Timoho sebagai pihak yang diberdayakan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Lokasi penelitin di BMT BIF dan Ledok Timoho Yogyakarta. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Metode pemilihan informan dengan cara purposive sampling yang mendapatkan satu perwakilan BMT BIF dan empat perwakilan kelompok pemberdayaan. Metode analisis data adalah model interaktif terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian adalah: (1) terdapat persamaan persepsi tentang tujuan pemberdayaan; (2) terdapat persamaan dan perbedaan persepsi tentang proses pemberdayaan; (3) terdapat persamaan persepsi tentang hasil pemberdayaan; (4) terdapat persamaan dan perbedaan persepsi tentang kendala pemberdayaan.

Poverty is not permanent, so poverty reduction should always be pursued. One of the Islamic spirit in the poverty reduction is empowerment. Empowerment can be coordinated with institution, in order to be better. BMT is one of the Islamic microfinance institutions that play a role in empowerment. There has been a number of research that discuss about the empowerment by BMT. None of them discuss about the comparison perception between the empowers and the group empowered. Comparison of these perceptions is important to find similarities or differencess of perception. Similarities perception can make communication better, so that support the empowermwnt programs. Conversely, if there are perception differences,the program will be broken. The purpose of this researchis comparing empowerment perception between two parties. The first party is BMT BIF as the party that gives empowerment and other party is a group of women's empowerment Ledok Timoho as the party empowered. The empowerment perception consists of four variabels. They are goals, processes, outcomes, and constraians of empowerment. This research is in nature. The location of this research is in Yogyakarta excactly BMT BIF and Ledok Timoho. Data were collected by observation, detail interview, and documentation. The method of selecting the informant by purposive sampling.The informant are a BMT BIF and four empowerment group representatives. The analysis data method is an interactive model consists of data reduction, data display, and conclusion. Research conclutions are: (1) There is similarityin perceptions about empowerment goals; (2) There are similarities and differences in perceptions about the empowerment process; (3) There is similarities in perceptions about empowerment outcomes; (4) There are similarities and differences in perception about empowerment constraints.

Kata Kunci : Persepsi, Pemberdayaan, BMT

  1. S2-2015-357545-abstract.pdf  
  2. S2-2015-357545-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-357545-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-357545-title.pdf