OPTIMALISASI KOORDINASI PENANGGULANGAN BENCANA ALAM DAN IMPLIKASI TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi kasus di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman DIY)
RUDY RACHMAT NUGRAHA, Prof.Dr.Armaidy Armawi,M.Si;Drs.Usmar Salam,MIS
2015 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan koordinasi antar instansi dalam penanggulangan bencana alam banjir lahar Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan, kendala-kendala yang dihadapi saat pelaksanaan penanggulangan bencana alam banjir lahar Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan dan strategi optimalisasi koordinasi penanggulangan bencana alam serta implikasinya terhadap ketahanan wilayah di Kecamatan Cangkringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, untuk menggambarkan realitas sosial yang ada di masyarakat daerah Gunung Merapi. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu mengumpulkan data primer melalui wawancara langsung di lokasi penelitian dan data sekunder dengan mengumpulkan berbagai literatur. Koordinasi pemerintah yang lamban, terdapat kendala cuaca dan sosial serta keengganan masyarakat untuk meninggalkan harta benda mereka terjadi sebelum dan saat erupsi 2010. Strategi optimalisasi penanganan bencana terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu preventif, reaksi cepat tanggap, dan pasca bencana.
This study aims to investigate the implementation of inter agency coordination in the response to natural disasters flood lava of Mount Merapi in Cangkringan, constraints encountered during the implementation of natural disaster flood lava of Mount Merapi in Cangkringan and strategies to optimize the coordination of natural disaster and its implications for the resilience of the region in Cangkringan. This study uses descriptive qualitative, to describe social realities that exist in the area of Mount Merapi. The techniques of collecting data is done in two ways, namely collecting primary data through direct interviews in the research sites and secondary data by collecting a variety of literature. Coordination of government is slow, there are social obstacles as well as weather and people's reluctance to leave their property occurred before and during the eruption of 2010. The optimization strategy of disaster management is divided into three parts, namely prevention, rapid reaction response, and post-disaster.
Kata Kunci : Bencana Alam, Penanggulangan Bencana, Optimalisasi Koordinasi