Laporkan Masalah

kajian strategi penghidupan nelayan sebagai resiliensi menghadapi gelombang ekstrem di pesisir kulonprogo (kasus di desa glagah)

NOORMALITA PRIMANDARU, Prof.Dr.H.A. Sudibyakto, M.S ; Dr.Ir.Dina Ruslanjari, Msi

2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN BENCANA

Desa Glagah merupakan salah satu desa di Kawasan Pesisir Kulonprogo yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia sehingga Desa Glagah memiliki ancaman bencana gelombang ekstrem. Terjadinya gelombang ekstrem yang tidak dapat diprediksi menyebabkan nelayan kehilangan sumber penghidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengkaji kondisi kerentanan ekonomi dan kondisi penguasaan aset penghidupan nelayan di Desa Glagah, (2) mengungkap strategi penghidupan nelayan menghadapi gelombang ekstrem, dan (3) menentukan ketahanan ekonomi dari strategi penghidupan yang nelayan lakukan sebagai resiliensi dalam menghadapi gelombang ekstrem. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan membagi nelayan menjadi 3 kelompok. Kelompok nelayan penuh, nelayan sambilan utama dan nelayan sambilan tambahan. Akibat terjadinya bencana gelombang ekstrem di Pesisir Desa Glagah mempengaruhi kondisi kerentanan ekonomi nelayan yang pada akhirnya kerentanan tersebut mempengaruhi penguasaan modal nelayan penuh dan nelayan sambilan utama. Strategi penghidupan bertahan dilakukan oleh nelayan penuh, strategi penghidupan konsolidasi oleh nelayan sambilan utama dan strategi penghidupan akumulasi oleh nelayan sambilan tambahan. Strategi penghidupan nelayan yang memiliki ketahanan paling tinggi adalah sebagai buruh serabutan, berdagang kecil-kecilan, dan budidaya udang/ lobster dan bandeng.

Glagah is a village in the Coastal Zone of Kulonprogro directly adjacent to the Indian Ocean so that the Glagah village has the hazards of extreme waves. The unpredictable causes the fishermen lost their livelihoods. The purposes of this study are (1) assessing the condition of economic vulnerability and state control of livelihood assets fishermen in the Glagah village, (2) to exposing the livelihood strategies of fishermen faced extreme wave, and (3) to determine the economic resilience of livelihood strategies that fishermen do as resilience in the face extreme waves. The data used in this study include primary data and secondary data. The sampling technique is purposive sampling with the fishermen divide into 3 groups. Full fishermen, sideline fishermen and part time fishermen As a result of extreme waves hazard in coastal village of Glagah, it affects economic vulnerability of fishermen that ultimately affects the vulnerability of fishermen full control of the capital and sideline fishermen. The livelihood strategies of survival by full fishermen, the livelihood strategies of consolidation by sideline fishermen and the livelihood strategies of accumulation by part time fishermen. Fishermen livelihood strategies which have the highest resistance is as a handyman, petty trading, and the cultivation of shrimp/ lobster and milkfish.

Kata Kunci : extreme wave, coastal areas, kulonprogo, fishermen, livelihood strategies, resilience, economic resilience, glagah village

  1. S2-2015-353826-abstract.pdf  
  2. S2-2015-353826-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-353826-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-353826-title.pdf