PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP PERILAKU ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK KRITIS DI PEDIATRIC INTENSIVE CARE UNIT (PICU) RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA
IGNASIA YUNITA SARI, Sri Suparyati Soenarto; Patricia Suti Lasmani
2015 | Tesis | S2 KeperawatanABSTRAK Pendahuluan: Pediatric Intensive Care Unit (PICU) merupakan tempat yang penuh dengan emosional dan tekanan. Anak yang dirawat di PICU menyebabkan kondisi krisis bagi orang tua. Respon orang tua terhadap kondisi krisis tersebut meliputi sedih, marah, cemas dan stress. Situasi yang menegangkan, kondisi anak yang tidak dapat diprediksi dan prosedur yang menimbulkan nyeri merupakan stressor bagi orang tua. Keluarga mempunyai peranan penting dalam perawatan anak di PICU, kontribusi orang tua dalam perawatan membantu meningkatkan kesembuhan ataupun kematian anak yang bermartabat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak psikososial yang dialami keluarga dalam merawat anak dengan fase terminal adalah psikoedukasi terhadap keluarga.Metode: Jenis penelitian menggunakan quasi experimental dengan rancangan penelitian pre-test and post-testwithout control. Populasi yaitu orang tua yang mempunyai anak dan sedang dirawat di PICU RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Sampel diseleksi menggunakan teknik consecutive sampling dan didapatkan 37 orang yang memenuhi kriteria.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah psikoedukasi, variabel terikatnya adalah perilaku orang tua dalam merawat anak kritis.Pretest dilakukan sebelum psikoedukasi dan postest pertama dilakukan 1 hari setelah psikoedukasi dan postest kedua 5 hari setelah psikoedukasi. Test dilakukan dengan cara observasi oleh observer yang telah dilakukan uji reabilitas pengamatan menggunakan cohen cappa. Skor sebelum dan sesudah psikoedukasi dilakukan analisa data.Data dianalisis menggunakan uji Wicoxon Sign Rank Test dengan batas kemaknaan 95 persen Hasil: Hasil penelitian didapatkan peningkatan perilaku orang tua yang meliputi sentuhan, ekspresi, menghibur dan responsibilitas sebelum dan sesudah dilakukan intervensi psikoedukasi baik 1 hari setelah intervensi (p=0.000) maupun 5 hari setelah intervensi (p=0.000). Tidak terdapat perbedaan perilaku orang tua setelah diberikan psikoedukasi hari pertama dan kelima. Tidak ada hubungan antara usia orang tua, tingkat pendidikan orang tua dan perilaku dalam merawat anak kritis. Diskusi: Psikoedukasi dapat meningkatkan perilaku orang tua dalam merawat anak di PICU. Psikoedukasi merupakan terapi yang digunakan untuk memberikan informasi pada keluarga untuk meningkatkan ketrampilan mereka dalam merawat anggota keluarga yang mengalami masalah psikososial, sehingga diharapkan keluarga mempunyai koping yang positif terhadap kecemasan dan beban yang dialaminya. Kata kunci: psikoedukasi, perilaku orang tua dalam merawat anak kritis, PICU
ABSTRACT Introduction: Pediatric Intensive Care Unit (PICU) is a place that is full of emotion and pressure. Children who are hospitalized in PICU causes crisis condition for parents. The response of parents to the situation of crisis includes sadness, anger, anxiety and stress. The tense situation, the condition of the children which can not be predicted and the procedure which causes inflicting pain are the stressors for parents. Family plays an important role in taking care of the children in PICU, the contribution of parents in the treatment helps to improve the children’s recovery or death. One of the efforts that can be done to reduce the impact of psycho social for the family in taking care of children with terminal phase is psycho education for family. Methods: This was a quasi experimental research with pre-test and post-test without control. The population was parents whose children were hospitalized in PICU of RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta. The sample was selected by using consecutive sampling techniques by which 37 people who met the criteria were found. The independent variableof this research was psycho education while the dependent varible was the attitude of parents in taking care of their children with critical condition. The pre-test was done before the psycho education and the first post-test was done at the first day after the psycho education and the second post-test was done 5 days after the psycho education. The test was done by doing the observation by the observer who has done the observation reliability test by using Cohen Cappa. The score of pre-test and post-test were analyzed by using Wicoxon Sign Rank Test with 95 percent confidence interval. Results: It shows that there is an improvement of the attitude of parents that includes touching, expressions, comforting and responsibility before and after the psycho education (p=0.000) and after 5 days of intervention (p=0.000).There is no relationshipbetweenparentalage, education levelof parentsandthe behaviorof parents incaring forchildrencritical. Discussion: Psycho education can improve the attitude of parents in taking care of their children in PICU. Psycho education is a theraphy that is applied to give information for family to improve their skill in taking care of the other family member with psycho social, therefore it is expected that family has a positive coping in anxiety and other burdens it has.
Kata Kunci : psikoedukasi, perilaku orang tua dalam merawat anak kritis, PICU