Hubungan Kemampuan Self Directed Learning dan Pencapaian Hasil Belajar Mahasiswa Keperawatan Pada Pendidikan Klinik Di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
MUHAMAD ISNAINI, dr. Rossi Sanusi, MPA., Ph.D; Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D
2015 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan KedokteranLatar Belakang Masalah kesehatan yang semakin kompleks yang akan dihadapi oleh perawat dalam pelayanan keperawatan nantinya menuntut perawat untuk terus belajar, sehingga kompetensi yang dimiliki selalu terasah. Kemampuan perawat profesional untuk mandiri dalam proses belajarnya adalah salah satu cara untuk memastikan peningkatan dan penguasaan kompetensi lanjutan dalam praktik keperawatan profesional. Upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan SDL diharapkan dapat mendorong pencapaian standar komptensi perawat yaitu bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup, pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya. Tujuan Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan SDL mahasiswa pada saat mengikuti pendidikan klinik setelah terlibat dalam kurikulum PBL dan menganalisis hubungan antara kemampuan SDL dan pencapaian hasil belajar mahasiswa pada saat mengikuti praktik klinik keperawatan. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuntitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Kuesioner SDLRS dari Fisher et al. (2001) digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan SDL 60 mahasiswa PSIK-FK UGM yang sedang mengikuti pendidikan klinik. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam untuk memperoleh pandangan partisipan mengenai proses SDL dan memahami pengalaman mereka terkait dengan SDL. Hasil Skor rata-rata kemampuan SDL Mahasiswa PSIK FK UGM yang sedang mengikuti pendidikan klinik adalah 154. Kemampuan SDL memiliki korelasi positif dengan pencapaian hasil belajar di klinik (r= 0,373). Mahasiswa yang memiliki skor SDL tinggi mampu melakukan semua proses SDL sesuai dengan gambaran proses SDL yang dikemukakan oleh Knowles (1975). Mahasiswa sudah menginternalisasi nilai-nilai SDL. Mahasiswa yang memiliki skor SDL rendah hanya mampu melakukan sebagian proses SDL yang dikemukakan oleh Knowles (1975), mahasiswa belum menginternalisasi nilai-nilai SDL. Kesimpulan Mahasiswa PSIK FK UGM yang telah terpapar dengan kurikulum PBL selama fase pendidikan preklinik dan sedang mengikuti pendidikan klinik dalam penelitian ini memiliki kemampuan SDL yang cukup tinggi. Mahasiswa memiliki karakteristik pribadi yang dibutuhkan untuk SDL. Kemampuan SDL memiliki hubungan yang positif dengan pencapaian hasil belajar di klinik. Kekuatan hubungan antara kedua varibel tersebut lemah.
Background An increase in complexity health problems in nursing service demands nurses to learn continuously to keep hone their competence honed. A professional nurse is able to be self-directed in their learning. This ability will ensure continuous improvement and mastery of advanced competence in professional nursing practice. One of the standard competence in nursing in Indonesia is lifelong learning, professional development, and maintenance of competence. Thus, a lot of effort has been made to promote SDL in order to achieve that competence. Aims The aims of this study are to determine the students'SDL ability during clinical education in a PBL curricula and to analyze the relationship between SDL ability and students'learning outcomes during clinical practice. Method This study used quantitative and qualitative method. Quantitative research used cross sectional approach. SDLRS questionnaire from Fisher et al. (2001) was used to collect SDL ability data from 60 students of PSIK FK UGM who was involving clinical education. Qualitative research used in depth interview to collect participants'point of view about SDL process and to understand their experiences about SDL. Result The average score of SDL ability of PSIK FK UGM students who involved in the clinical education was 154. The SDL ability had a positive correlation with clinical learning outcomes (r= 0.373). Students who had high SDL score were able to perform all SDL according Knowles SDL process description. Students with high SDL score have already internalizing SDL values. Students with low SDL score have only able to perform half of SDL process which was stated by Knowles (1975), students have not internalizing SDL values yet. Conclusion PSIK FK UGM Students who received PBL curriculum during preclinical and clinical phase of their nursing training education in this study have a relatively high SDL ability. Students have personal characteristics that is needed in SDL. SDL ability has a positive but weak relationship with the learning outcomes in clinical learning.
Kata Kunci : Self-directed learning ability (SDL), Clinical learning outcomes achievement