Laporkan Masalah

Pengoptimalan Pendapatan Petani Berdasarkan Ketersediaan dan Kebutuhan Air untuk Pertanian di Sub DAS Juwet (Kasus Ledok Hargomulyo-Gedangsari, Kab. Gunungkidul)

AFAH MUNTAZAH, Prof Dr. Ig.L Setyawan Purnama, M.Si ; Dr. Rika Harini, M.P

2015 | Tesis | S2 Geografi

Pengelolaan sumberdaya air penting dilakukan agar terhindar dari kelangkaan air. Wilayah penelitian berupa cekungan atau ledok yang terletak di subDAS Juwet mempunyai potensi terdapat ketersediaan air yang lebih banyak dibandingkan dengan wilayah sekitarnya, sehingga memungkinkan untuk dilakukan pengoptimalan pemanfaatan airnya. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk (1) Mengetahui kondisi ketersediaan dan kebutuhan air pertanian di daerah penelitian.(2) Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan pendapatan sektor pertanian di daerah penelitian. (3) Menentukan pengelolaan sumberdaya air yang optimal untuk meningkatkan pendapatan di sektor pertanian di daerah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa data curah hujan selama 10 tahun yaitu tahun 2003-2013 untuk mengetahui jumlah ketersediaan dan kebutuhan air. Data primer berupa kuesioner yang dikumpulkan dari 64 responden. Data dari kuesioner kemudian diolah dengan menggunakan analisis program linier dan SWOT bertujuan untuk mengetahui nilai optimal dan strategi yang dapat diambil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air pertanian dibandingkan dengan ketersedian air pertanian di Ledok Hargomulyo masih mengalami kekurangan, tetapi masih dapat dioptimalkan penggunaannya agar pendapatan petani meningkat. Faktor yang berhubungan dengan peningkatan pendapatan petani yaitu sumberdaya air, luas lahan, pola tanam, dan pengeluaran pertanian. Hasil pengoptimalan penggunaan air dan pendapatan petani di Ledok Hargomulyo yaitu Rp 2.803.711,00 untuk 1500 m2/masa tanam dengan periode awal tanam dilakukan pada bulan November II. Strategi paling baik yang dapat diambil sesuai dengan analisis SWOT dan QSPM untuk meningkatkan pendapatan petani yaitu dengan mengubah pola tanam pada awal masa tanam bulan November II dan dilakukan penyuluhan pada petani untuk meningkatkan pengetahuan pertanian.

Management of water resources is important in order to avoid water scarcity. Area of research in the form of hollow or Basin located in Juwet subwatershed have the potential availability of water contained more than the surrounding areas, so it is possible to optimize water utilization. This research aims to (1) Know the conditions of supply agricultural water and agricultural water needs in the research area. (2) Analyze the factors that associated with an increase in agricultural income. (3) Determine the optimal water resource strategic management to increase agricultural income. The data used in this study is secondary data and primary data. Secondary data collected is the rainfall data for 10 years ie 2003-2013 year. Secondary data used to determine the amount of water availability and needs. Primary data were collected using a questionnaire to 64 respondents. Primary data that collected from respondents, then processed using linear programming and SWOT aims to determine the optimal value and strategies that can be taken. The unit of analysis is Hargomulyo basin which is one of the main landforms exist in Juwet subwatershed. The results showed that water needs compared to water supply in Hargomulyo Basin is deficient, but can be optimized to use in order to increase farmer�s income. Results of optimizing the use of water and the farmer�s income in Hargomulyo Basin is 2.803.711,00 IDR for 1500 m2 / planting period with an initial period of planting done in November II. The factors that associated with an increasing agricultural income are water resources, land area, crop pattern, and expenditure farmers. The best strategy that can be taken in accordance with the SWOT and QSPM analysis to increase farmer�s income is by changing the cropping pattern at the beginning of the planting season in November II and conducted outreach to farmers aims to increase agricultural knowledge.

Kata Kunci : Neraca Air, Optimalisasi, SWOT/ Water Balance, Optimizationm SWOT


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.