Pengaruh Latihan Pasrah Diri Terhadap Kadar Hemoglobin Usia Lanjut Dengan Simtom Depresi
NUR WAHID, dr. Agus Siswanto, SpPD KPsi.; dr. Probosuseno, SpPD KGer.
2015 | Tesis-Spesialis | SP Ilmu Penyakit DalamDepresi merupakan suatu gangguan mental yang sangat sering dijumpai pada usia lanjut1, merupakan proses patologis dan bukan proses perjalanan normal karena bertambahnya usia2. Pada penelitian longitudinal menunjukkan bahwa depresi merupakan faktor risiko yang merugikan termasuk peningkatan mortalitas dan morbiditas dan kesembuhan dari penyakit atau kecacatan.Pada penelitian yang dilakukan oleh Graziano et al, 2005 terhadap 968 orang usia lanjut, didapatkan anemia 48/313 (15%) peserta dengan depresi dan 53/673 (8%) peserta tanpa depresi (p<0,01).Latihan pasrah diri (LPD) merupakan mind and body therapy untuk membangkitkan respons relaksasi yang diharapkan mampu memperbaiki gejala depresi3. Saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan pengaruh LPD terhadap kadar hemoglobin pada usia lanjut dengan simtom depresi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mind and body intervention berupa latihan pasrah diri dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada usia lanjut dengan simtom depresi. Desain penelitian adalah kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Subyek penelitian ini adalah usia lanjut di wilayah Kabupaten Klaten Propinsi Jawa Tengah yang berkunjung ke Posyandu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada bulan Oktober-Desember 2012. Pengaruh LPD terhadap peningkatan hemoglobin pada usia lanjut dinilai secara statistik dengan independent t test, dan jika sebaran tidak normal makaakan dilakukan Mann Whitney test. Perbedaan dianggap bermakna jika didapatkan P < 0.05 dengan interval kepercayaan 95% Hasil Penelitian. Kelompok Perlakuan mengalam peningkatan kadar hemoglobindari 13,97 +- 1,54g/dL menjadi 14,18 +- 1,49g/dL, pada kelompokkontrol dari 13,18 +- 1,33g/dL menjadi 13,20 +- 1,18g/dL pada akhir penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini, usia lanjut dengan simtom depresi kenaikan hemoglobin pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol.
Depression is a common mental disorder in the elderly1, a pathological process and not the normal way because of age2. In longitudinal studies show that depression is a risk factor for adverse including increased mortality and morbidity and recovery from illness or disability3. In the study by Graziano et al, 2005 for 968 older adults, anemia found 48/313 (15%) of participants with depression and 53/673 (8%) participants without depression (p <.001). Latihan Pasrah Diri (LPD) is a mind and body intervention to evoke relaxation response that is expected to improve the symptoms of depression4. In the present time, there are no study that show the effect of LPD on hemoglobin level in the elderly with depressive symptoms in Indonesia. The purpose of this study was to determine whether the LPD can increase hemoglobin level in the elderly with depressive symptoms. This is a quasi-experimental research design. Sampling procces was done by consecutive sampling. The subjects of this study is the elderly in the district of Klaten, Central Java, who visited the Posyandu and meet the inclusion criteria on October-December 2012. Effect of LPD on hemoglobin level in the elderly were statistically assessed by independent t test, and if the distribution is abnormal will be count with Mann Whitney test. Differences are considered significant if the obtained P <0.05 with 95% confidence interval. Research result. The treatment group have developed elevated levels of hemoglobin of 13.97 +- 1.54g/dL becomes 14.18 +- 1.49g/dL, in the control group of 13.18 +- 1.33g/dL becomes 13.20 +- 1.18g/dL at the end of the study, the increase in hemoglobin in the group treatment was higher than the control group.
Kata Kunci : latihan pasrah diri, hemoglobin, usia lanjut, depresi, latihan pasrah diri, hemoglobin, geriatrics, depression