Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI NILAI EKONOMI UPAYA KONSERVASI LAHAN PANTAI DI DESA DABONG KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT

MOHAMMAD RIDHA, Prof. Dr. Ir. Bambang Triatmodjo, CES., DEA ;Prof. Dr. Ir. Bambang Yulistiyanto

2015 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Sumberdaya Air

Desa Dabong merupakan kawasan pesisir tempat hutan mangrove berada, yang kaya akan hasil-hasil perikanan dan dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitarnya. Beragam aktifitas yang dilakukan masyarakat meliputi : pertambakan tradisional, pencari kayu bakar, serta pemerintah yang berkepentingan melakukan penatagunaan lahan. Semua yang terlibat didalamnya memiliki kriteria dan tujuan masing-masing. Padahal fenomena ini memperlihatkan hubungan yang kurang menguntungkan. Permasalahannya adalah bagaimana mencari alternatif penggunaan lahan yang paling baik untuk diterapkan di Pesisir Desa Dabong. Analisis data menggunakan model Goal Programming dengan faktor pembatas yaitu luas lahan hutan mangrove. Valuasi ekonomi hutan mangrove menggunakan metode substitusi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : (1) Lahan pesisir Desa Dabong pada saat ini nilai manfaat ekonomi total adalah sebesar Rp 92.089.233.888, (2)Hasil analisis nilai manfaat langsung selama kurun waktu 10 tahun diperoleh NPV sebesar Rp 28.778.626.218, (3)Model penggunaan lahan pesisir Desa Dabong terdiri dari tiga variabel keputusan, yaitu (X1) lahan adalah tambak intensif, (X2) lahan tambak tradisional, dan (X3) lahan mangrove, dengan sembilan kendala tujuan (kayu bakar, kayu cerucuk, daun nipah, udang, ikan, kerang, ale-ale, kepah, kepiting, perlindungan pantai, dan intrusi air laut), dan satu kendala fungsional, yaitu luas lahan Desa Dabong, (4)Simulasi yang dilakukan menggunakan dua skenario, yaitu skenario ekonomi dan skenario lingkungan, Pemanfaatan lahan pesisir dengan menggunakan skenario ekonomi yaitu lahan yang digunakan untuk tambak intensif (X1) seluas 15,99 hektar didapatkan NPV sebesar Rp 20.196.284.282 dengan rasio 1,04 sedangkan pemanfaatan hutan mangrove dengan menggunakan skenario lingkungan, yaitu semua lahan adalah hutan mangrove (X3) seluas 2.910,24 hektar, didapatkan NPV sebesar Rp 17.559.875.956 dengan rasio 6,03.

Dabong village is a coastal mangrove forest which is rich in fisheries and can be the livelihoods of local communities. Activities undertaken by local people such as : traditional farming, firewood seekers, and as well as concerned goverment doing land-use planning. All those involved in it have their own criterias and goals. Whereas this phenomenon shows a less-favorable relationship. The problem is how to find alternative land uses that are best to be implemented in Dabong coastal village. Data analysis using Goal Programming model with mangrove forest area as the limiting factor. Economic valuation of mangrove forest uses a substitution method. The research result can be concluded : (1) Total value of economic in coastal land of Dabong village at that time is IDR 92.089.233.888; (2) The analysis of direct benefits for the period of 10 years makes NPV IDR 28.778.626.218; (3) Dabong coastal land use model consists of three variable decisions, which is (X1) the land is intensive farm; (X2) traditional farmland; and (X3) mangrove land; with nine destination obstacles (firewood, cerucuk wood, palm leaf, shrimp, fish, shell, ale-ale, mussel, crabs, coastal protection, seawater intrusion), and another functional obstacle which is Dabong villages land area; (4) Simulations were performed using two scenarios, which are economic scenario and environmental scenario. Coastal land use by using economic scenario that is land used for 15,99 acres intensive farm (X1) obtained NPV for IDR 20.196.284.282 with 1,04 ratio; while coastal land use by using environmental scenario that is all land used for 2.910,24 acres mangrove forest (X3) obtained NPV for IDR 17.559.975.956 with 16,03 ratio.

Kata Kunci : Kawasan pesisir, valuasi ekonomi, alternatif pemanfaatan lahan

  1. S2-2015-309592-abstract.pdf  
  2. S2-2015-309592-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-309592-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-309592-title.pdf