Laporkan Masalah

POTENSI BIOMASA DAN KARBON AKAR BAMBU PAGAR(Bambusaglaucescens)PADA SISTEM AGROFORESTRY DI HUTAN RAKYAT DUSUN PANGGRUNGAN, DESA ANDONGSILI, KECAMATAN MOJOTENGAH, KABUPATEN WONOSOBO, JAWA TENGAH

INTAN HAPSARI, Dr.Ir. Ris Hadi Purwanto, M.Agr.Sc.

2015 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTAN

Bambu pagar memiliki daya serap karbon dioksida (CO2) yang besar, namun secara kuantitatif kemampuan akar bambu pagar sebagai penyerap karbon belum banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan : (1) Mengetahui kandungan biomasa dan karbon pada bagian akar Bambu Pagar (Bambusaglaucescens) di Dusun Panggrungan, Desa Andongsili, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, (2)Membuat persamaan allometrik untuk menaksir kandungan karbon pada akar bambu pagar. Delapan belas batang bambu pagar dengan ukuran diameter bervariasi digunakan sebagai sampel untuk membuat model penduga biomasa, dan karbon. Kandungan biomasa diperoleh dengan cara mengeringkan sampel pada suhu 100 derajat celcius selama 4 jam sampai tercapai berat kering konstan. Sedangkan kandungan karbon diperoleh melalui pendekatan metode Walkley and Black. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kandungan biomasa akar bambu pagar pada rata-rata dbh 1,61cm yaitu sebesar 87,08 gram. Rerata kandungan karbon akar bambu pagar pada rata-rata dbh 1,61 cm yaitu sebesar 33,68 gram. Model penduga yang dihasilkan yaitu hubungan antara DkuadratH dengan biomasa adalah(B) = 32,19(DkuadratH)0,440 dan (R2) = 0,516 kemudian hubungan antara DkuadratH dengan kandungan karbon adalah(C) = 12,88(DkuadratH)0,427dan (R2) = 0,525

Bambu pagar has a high absorption of carbon dioxide (CO2) but the quantitative ability bambu pagar as carbon sinks is not enaugh known. The objectives of this research are: (1) Measure the biomass and carbon in the roots of bambu pagar (Bambusa glaucescens) in Hamlet Panggrungan, Andongsili Village, District Mojotengah, Wonosobo Agency, Central Java, (2) Build allometric equation to estimate the carbon content in the roots of bambu pagar. Eighteen bambu pagar with varying diameter are usedas samples for building models of estimators of biomass, and carbon. The content of the biomass is obtained by drying the sample at a temperature of 100derajatC during 4 hours untila constant dry weight. While the carbon content was obtained by Walkley and Black method. The research resulted that the average biomass of bambu pagar roots at average 1,61 cm dbh is 87.8 grams. While the average carbon of bambu pagar roots at average1.61 cm dbh is 33.68 grams. The model of the corelation between DkuadratH and biomass is (B) = 32,19(DkuadratH)0,440and(R2) = 0,516, then the model of the corelation between DkuadratH andcarbon is (C) = 12,88(DkuadratH)0,427and (R2) = 0,525

Kata Kunci : bambu pagar, biomassa, karbon, Dusun Panggrungan