PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 33 TAHUN 2012 TENTANG PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN ACEH BESAR
KEUMALA INTAN, Rimawati, S.H., M. Hum
2015 | Tesis | S2 Hukum KesehatanPenelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkaji bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan dalam implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kabupaten Aceh Besar, dan mengetahui serta mengkaji kendala dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap tenaga kesehatan yang bekerja pada fasyankes dalam upaya pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 15 Tahun 2014 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif bagi tenaga kesehatan, penyelenggara fasyankes yang dapat menghambat keberhasilan program pemberian ASI Eksklusif di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif empiris. Bahan penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari subyek penelitian sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen, penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian dapat diuraikan bahwa bentuk pengawasan yang dilakukan adalah monitoring dan evaluasi, masih ditemui bidan yang bekerjasama dengan distributor susu formula bayi yang merupakan salah satu penghambat keberhasilan program pemberian ASI Eksklusif dan melanggar ketentuan yang terdapat di dalam PP Nomor 33 Tahun 2012, dan dapat dikenai sanksi berdasarkan PMK Nomor 15 Tahun 2014. Dalam konteks penelitian ini di kategorikan ke dalam jenis pengawasan represif. Kendala belum adanya ketegasan dalam melakukan pengawasan dan penerapan sanksi, alokasi dana tidak tersedia, kurangnya kesadaran bidan untuk menghindari pelanggaran, konflik internal, regulasi daerah yang belum terbentuk. Upaya yang dilakukan adalah himbauan, teguran lisan bersifat persuasif.
This research is aimed at identify and analyze the form of supervision conducted by Local Government and Department of Health in the implementation of Government Regulation (PP) Number 33 of 2012 on Exclusive Breast feeding in health care facilities (fasyankes) in Great Aceh, and determine as well examine the obstacles and the efforts made by the Department Healthcare to health personnel who working on the implementation effort fasyankes Minister of Health Regulation (PMK) Number 15 of 2014 on the procedures for the imposition of administrative sanctions for health workers, providers of health care facilities and others that inhibit the success of exclusive breast feeding program in the district of Great Aceh. This research is an normative juridical empirical. The research material consists of primary data and secondary data. Primary data obtained from the study subjects, while secondary data obtained from the study documents. This research analyzed by qualitative method and presented descriptively. The research results can be described that form of supervision conducted monitoring and evaluation, still be found midwives who cooperate with distributors of infant formula is one of the program's not success and inhibiting exclusive breast feeding and can be sanctioned by PMK Number 15 of 2014. Within the context of this research is categorized the type of repressive supervision.The obstacle is the lack of decisiveness in supervision, allocation of funds is not available, lack of awareness of midwives to avoid violations, internal conflicts, and local regulations that have not yet formed. The efforts is an appeal and persuasive.
Kata Kunci : Pengawasan, ASI Eksklusif, Fasilitas Pelayanan Kesehatan/Supervision, Exclusive Breast feeding, Health Care Facilities