Laporkan Masalah

Kualitas Daya Tarik Wisata Alam dan Budaya Kawasan Tanjung Setia dan Kawasan Pulau Pisang, di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung

ADESTY LASALLY, Dr. Ir. Djoko Wijono, M. Arch;Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, MS

2015 | Tesis | S2 Kajian Pariwisata

Intisari Daya tarik wisata merupakan unsur penting dalam menciptakan sebuah Daerah Tujuan Wisata, dan setiap kawasan memiliki kualitas daya tarik wisata berbeda-beda. Untuk menciptakan sebuah Daerah Tujuan Wisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan tepat sasaran memerlukan sebuah perencanaan yang matang. Penelitian ini melakukan penilaian kualitas daya tarik wisata di Kawasan Tanjung Setia dan Kawasan Pulau Pisang sebagai landasan dasar yang dapat digunakan untuk membuat perencanan pariwisata yang berkualitas dan tepat sasaran di kedua kawasan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Kawasan Tanjung Setia dan Kawasan Pulau Pisang memiliki jenis daya tarik wisata sama, yaitu Bentang Alam dan Pesisir Pantai, namun kedua kawasan tersebut memiliki nilai kualitas daya tarik wisata berbeda. Kawasan Pulau Pisang memiliki unsur-unsur daya tarik wisata berupa keindahan, keunikan, keutuhan, keamanan/keselamatan, kebersihan, dan variasi kegiatan bernilai lebih tinggi daripada unsur-unsur daya tarik wisata di Kawasan Tanjung Setia. Kawasan Tanjung Setia memiliki kualitas daya tarik wisata bernilai cukup tinggi (5,2), sedangkan kualitas daya tarik wisata Kawasan Pulau Pisang bernilai tinggi (5,8). Meskipun memiliki kualitas daya tarik wisata tinggi, wisatawan di Kawasan Pulau Pisang terlihat lebih sepi daripada wisatawan di Kawasan Tanjung Setia, hal tersebut disebabkan faktor perbedaan karakter demografi wisatawan (asal daerah, pendidikan terakhir, status, umur, dan perilaku berwisata berupa frekuensi kunjungan kembali) dan perbedaan keadaan aksesibilitas di kedua kawasan tersebut (Kawasan Pulau Pisang dengan kapal penyebrangan kurang memadai dan Kawasan Tanjung Setia dengan keadaan jalan menuju kawasan tersebut masih banyak yang rusak).

Abstract Tourist attraction is a significant element in creating a tourist destination, and each region has different quality of their tourist attractions. To create a good quality of tourist destination, sustainable and right on target, it is necessary to arrange a well-done planning. This research is assessing the quality of tourist attraction in Tanjung Setia and Pisang Island as the basic to create tourism planning and right on target in both areas. This is a qualitative research using primary and secondary data, in the form of quantitative and qualitative data. Tanjung Setia and Pisang Island have the same tourist attraction in the form of landscape and coastal. However, both of them have different value and quality of tourist attraction. Pisang Island has its own beauty, uniqueness, integrity, security/safety, cleanliness, and more variety of activities than that in Tanjung Setia. Tanjung Setia has lower quality than Pisang Island in term of attraction. The value of attraction quality is 5,2 in Tanjung Setia and 5,8 in Pisang Island. Although Pisang Island has higher quality in tourist attraction, it has fewer tourists than that in Tanjung Setia. It is due to the differences in the demographic character of tourists and the accessibility to both regions.

Kata Kunci : Kata kunci: Daya Tarik Wisata, Kawasan, Tanjung Setia dan Pulau Pisang ; Keywords: tourist destination, region, Tanjung Setia and Pisang Island

  1. S2-2015-356955-abstract.pdf  
  2. S2-2015-356955-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-356955-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-356955-title.pdf