Kacang Koro, Canavalia ensiformis (Linn) Dan Kuning Telur Puyuh, Couturnix japonica (Temminck & Schelegel) Sebagai Pakan Buatan Crocidolomia binotalis (Zeller) (Lepidoptera : Pyralidae)
KARTINI, Dra. Siti Sumarmi, Ph.D ; Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc
2015 | Tesis | S2 BiologiCrocidolomia binotalis banyak digunakan sebagai hewan uji dalam suatu penelitian sehingga perlu dipelihara untuk mendapatkan serangga uji yang seragam secara massal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan, perkembangan dan fekunditas C. binotalis yang dipelihara dengan 3 macam pakan buatan. Pemeliharaan serangga dilakukan di Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM. Rancangan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Untuk mengetahui fekunditas, maka dibuat rasio perbandingan jantan dan betina (1:1; 1:2) dengan menggunakan 3 macam perlakuan yakni pakan buatan resep 1 dari Kurihara, resep 2 modifikasi dari resep 1 komponen casein diganti kacang koro. Resep 3 komponen digunakan kolesterol dengan kuning telur puyuh dan kontrol perlakuan dengan pakan alami. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Tiap perlakuan menggunakan 10 individu larva C. binotalis. Pengamatan perkembangan C. binotalis dilakukan pada F1 untuk setiap perlakuan. Selanjutnya hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dengan menggunakan SPSS 21.0 for windows, dilanjutkan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf uji α = 5 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resep 2 dan resep 3 dapat digunakan sebagai pakan buatan larva C. binotalis. Periode siklus hidup larva yang dipelihara dengan resep 2 dan 3 sama dengan kontrol, tetapi imago betinanya tidak bertelur.
Crocidolomia binotalis is an insect which used for animal research models. The purpose of this study was to determine the growth, development and fecundity of C. binotalis that was maintained with three kinds of insect artificial diets based on Kurihara insect diet recipe. Modification of the Kurihara recipe were casein and cholesterol changed to jack bean and egg yolk Couturnix japonica. The insect rearing carried out in the Laboratory of Entomology, Faculty of Biology University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. The research design was (Completely Randomized Design) by using 10 individuals for 3 times replications. The ratio of males and females were performed to determined the fecundity of insect. These ratio male : female (1:1 and 1:2). The data obtained was analyzed by using analysis of Variance and Duncan multiple range test. The data of life cycle fecundity were for fecundity experiment. The result showed that the recipe 2 and 3 can be used for rearing larvae of C. binotalis. The life cycle period both larvae reared by recipe 2 and 3 were the same as the control. However both of the larvae’s fecundity of the C. binotalis reared by the recipe 2 and 3 were not have eggs.
Kata Kunci : Crocidolomia binotalis, kubis, kacang koro, kuning telur puyuh ; Crocidolomia binotalis, cabbage, jack bean, quail egg yolks