EFEK EKSTRAK ETANOLIK DAUN DAN BUAH Morinda citrifolia L. TERHADAP TEKANAN DARAH DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS HIPERTENSI TERINDUKSI DEKSAMETASON
DYAN WIGATI, Prof.Dr.phil.nat.Sudarsono.,Apt;Prof.Dr.Agung Endro Nugroho,M.Si.,Apt.
2015 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiHipertensi merupakan kontributor utama penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah seperti stroke, infark miokard, gagal ginjal kronik dan gagal jantung kongestif. Deksametason menyebabkan penurunan kadar nitrit oksida (NO) dan meningkatkan sekresi aldosteron yang memicu hipertensi. Stress oksidatif dapat memicu radikal bebas dan menyebabkan kerusakan jaringan. Polifenol dalam mengkudu dapat berpotensi sebagai antioksidan dan meningkatkan nitrit oksida (NO) sehingga timbul efek vasodilatasi dan menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak etanolik daun dan buah mengkudu terhadap tekanan darah dan mengetahui gambaran histopatologi ginjal tikus hipertensi terinduksi deksametason. Simplisia daun dan buah kering dimaserasi dengan pelarut etanol 96% dan dihitung rendemennya. Kontrol kualitas ekstrak meliputi organoleptis, susut pengeringan, uji kualitatif senyawa penanda rutin dan skopoletin secara KLT. Kadar total fenolik dihitung dengan metode Folin Ciaocalteu dengan pembanding asam galat. Kadar fenolik total dinyatakan sebagai milligram ekivalensi asam galat per gram ekstrak. Analisis kuantitatif rutin dan skopoletin dengan KLT densitometri. Parameter tekanan darah, berat badan, berat tymus dianalisis dengan anova satu arah dan histopatologi ginjal secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dalam ekstrak etanolik daun dan buah mengkudu mengandung senyawa fenolik dengan rutin dan skopoletin sebagai senyawa penandanya. Kadar fenolik total ekstrak etanolik daun mengkudu, ekstrak etanolik buah mengkudu dan ekstrak kombinasi keduanya berturut-turut 1,789 ± 0,116 mg, 1,677 ± 0,051 mg, 1,859 ± 0,228 mg ekivalen asam galat per gram sampel. Kadar rutin dalam ekstrak etanolik daun mengkudu 0,92% ± 0,19, skopoletin dalam ekstrak etanolik buah mengkudu 0,46% ± 0,05. Deksametason secara signifikan meningkatkan tekanan darah dan berpengaruh menurunkan berat badan maupun berat tymus. Ekstrak etanolik daun dan buah mengkudu serta kombinasinya secara signifikan menurunkan tekanan darah dengan efek penurunan tekanan darah terbesar pada kelompok kombinasi yaitu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 17,12% ± 3,95, tekanan darah diastolik sebesar 21,49% ± 7,90 dan arteri rata-rata sebesar 19,58% ± 6,35.
Hypertension is a major contributor to blood vessels-related diseases such as stroke, myocardial infarction, chronic renal failure and congestive heart failure. Dexamethasone decreases levels of nitric oxide (NO) and increases aldosterone secretion that triggers hypertension. Oxidative stress can trigger free radicals and cause tissue damage. Polyphenols in noni is potential as an antioxidant and enhance nitric oxide (NO) that cause vasodilation and lowering blood pressure. Aims of study is to determine the effect of ethanolic leave extract and noni on blood pressure and renal histopathology dexamethasone-induced hypertensive rats. Dried leaves and fruit of Morinda citrifolia L. were macerated in ethanol 96% and the yield was calculated. Quality control of the extract included organoleptic, drying shrinkage and qualitative analyze compound by TLC. Total phenolic content was measured using Folin Ciaocalteu method with gallic acid for standart. Total phenolic concentration is expressed as milligrams of gallic acid equivalents per gram of extract. Quantitative analysis of rutin and scopoletin by TLC densitometry. Parameters of blood pressure , body wieght dan thymus weight analized by one way anova dan renal histopathology descriptively. The results showed that both the ethanolic leave extract and noni fruits contained phenolic compounds. Rutin and scopoletin were used as marker compounds. Total phenolic values of ethanolic leave extract, ethanolic fruit extract and their combination were 1.789 mg ± 0.116; 1.677 mg ± 0.051; 1.859 mg ± 0.228 gallic acid equivalents per gram sample respectively. Rutin levels in EEDM was 0.92% ± 0.19 whereas scopoletin in EEBM was 0.46% ± 0.05. Dexamethasone significantly increased blood pressure, and decreased body weight and thymus weight. Fruits and noni leave extract significantly lowered blood pressure and the larger percentage of lowering blood pressure effect was shown in combination for systolic 17.12 % ± 3.95, diastolic 21.49 % ± 7.90 and mean arteri was 19.58% ± 6.35.
Kata Kunci : Morinda citrifolia L., skopoletin, rutin, antihipertensi, deksametason