Laporkan Masalah

PENGARUH PARITAS TERHADAP INKONTINENSI URIN PADA WANITA POSTPARTUM DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA

NOVITA SARI, dr. Edi Patmini S.S Sp.OG, Agung Nugroho, AMG, MPH., dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.OG

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Inkontinensi urin bukan masalah yang mematikan tetapi inkontinensi urin sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang karena menimbulkan rasa malu dan tidak nyaman, sehingga memberikan dampak psikososial pada pasien inkontinensi urin. Inkontinensi urin 2-3 kali lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan dengan pria karena adanya risiko terjadinya trauma pada jaringan ikat, otot, dan cedera saraf saat melakukan persalinan.

The mortality rate of urinary incontinence is low but it greatly affects a person�s quality of life as the cause embarrassment and discomfort, consequently providing psychosocial impact on patient of urinary incontinence. Urinary incontinence 2-3 times more often experienced by women in comparison with men because of the risk of trauma to the connective tissue, muscle, and nerve injury during childbirth.

Kata Kunci : Inkontinensi urin, paritas, Postrpartum