Hikayat Akhbarul Karim Karya Teungku Syekh Seumatang: Kajian Filologi dan Stilistika
ISTIQAMATUNNISAK, Prof. Dr. Sangidu, M.Hum
2015 | Tesis | S2 Ilmu SastraHikayat Akhbarul Karim (HAK) merupakan teks berbahasa Aceh dan beraksara Melayu yang ditulis dalam bentuk Sanjak sehingga menyerupai hikayat. HAK merupakan salah satu naskah yang tergolong dalam naskah keagamaan, karena HAK berisi tentang ilmu Tasawuf (tauhid) dan Fiqh. Ilmu Taswuf merupakan ilmu pokok agama. HAK muncul 14 versi, hal ini mengindikasikan bahwa naskah naskah Hak telah mengalami transmisi berkali-kali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suntingan teks yang representatif dan terjemahan teks dalam bahasa Indonesia, serta mengungkapkan sejauhmana penggunaan stilistika khususnya gaya bahasa yang terdapat di dalam HAK dengan berpijak pada konsep Graham Hough. Metode yang digunakan metode landasan (legger) dengan edisi standar atau edisi kritik, guna menerbitkan satu naskah yang unggul kualitasnya dan membetulkan kesalahan-kesalahan kecil sedapat mungkin dalam pembacaan dan pemahaman dalam teks, sehingga teks dapat digunakan oleh peneliti atau pembaca lain. Hasil dari suntingan teks edisi kritik dianalisis dengan menggunakan teori stilistika dengan berpijak pada konsep yang digunakan Graham Hough untuk melihat kekhasan pengarang dan keunikan bahasa teks HAK dengan menitikberatkan pada unsur leksikal (gaya kata) dan sintaksis (gaya kalimat). Dalam unsur leksikal, pemilihan kata lebih cendrung ke pencitraan dan kiasan yang memanfaatkan gaya bahasa alusi, eponim, ironi,sinisme, sarkisme, metafora, metonimia, satire, sinekdote, pleonasme, dan simile, sedangkan unsur sintaksis memanfaatkan gaya bahasa retoris, yaitu hiperbola, litotes, repetisi. Dari penggunaan gaya bahasa tersebut dapan ditemukan kekhasasan dan keunikan tersendiri dalam setiap syair teks HAK.
Hikayat Akhbarul Karim (HAK) is a text of Aceh Language with Malay letter of alphabet written in a poem form that resembles the saga (hikayat). HAK is one manuscript that include to religious texts, because HAK contains of Sufism (tawhid)science and Fiqh. Sufism science is the basic science of religion. HAK appeared in 14 version, this indicates that the HAK manuscript text has undergone transmission many times. The purpose of this study was to produce a representative text edits and translations text in Indonesian, as well as revealing the extent of the use of stilistika particularly style that is contained in HAK by Graham Hough rests on the concept. The method used is the method of grounding (legger) with the standard edition or issue of criticism, in order to publish the manuscript of superior quality and correct the small errors as much as possible in the reading and understanding of the text, so that text can be used by researchers or other readers. Results of text edits edition of criticism was analyzed by using the theory of stylistic with the basis of the concepts used by Graham Hough to see the distinctiveness of author and uniqueness of language of HAK text with emphasis on the lexical item (word style) and syntax (sentence style). In the lexical elements, the choice of words is more inclined to imagery and figurative that utilize allusions style, eponymous, irony, cynicism, sarkisme, metaphor, metonymy, satire, sinekdote, redundancy, and simile, while syntactic elements utilize rhetorical style, the hyperbole, litotes, reps. From the use of the both language style can be found the dictinctiveness and uniqueness in every lyric of HAK text.
Kata Kunci : Hikayat Akhbarul Karim, Penggunaan gaya bahasa, dan makna gaya bahasa