Laporkan Masalah

Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik di Bangsal Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

FENY OKTAVIANA, Dr. Ika Puspita Sari, M.Si.,Apt.; dr. Titik Nuryastuti, M.Si., Sp.MK, Ph.D

2015 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Resistensi antibiotik merupakan masalah yang banyak terjadi di dunia akibat penggunaan antibiotik secara tidak tepat. Dampak resistensi terhadap antibiotik adalah peningkatan morbiditas, mortalitas, dan biaya kesehatan. Meningkatnya penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan dampak resistensi, maka perlu dilakukan evaluasi penggunaan antibiotik agar dapat dihasilkan terapi yang tepat bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan Kriteria Gyssens dan hubungan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan luaran klinik pasien. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cohort prospectif. Pengambilan data dilakukan secara prospektif selama periode April - Juni 2015 di bangsal penyakit dalam RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten pada pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data terdiri dari analisis deskriptif (karakteristik pasien, pola penyakit dan penggunaan antibiotik), analisis rasionalitas penggunaan antibiotik menggunakan alur Gyssens, dan analisis statistika menggunakan Fishers Exact Test untuk melihat hubungan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dan luaran klinik. Jumlah pasien pada penelitian ini sebanyak 138 pasien. Karakteristik pasien pada penelitian secara umum homogen berdasarkan usia dan jenis kelamin. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan kriteria Gyssens (kategori II-V) pada 138 pasien diperoleh penggunaan antibiotik rasional sebesar 118 (85,51%) pasien dan tidak rasional sebesar 20 (14,49%) pasien. Ketidakrasionalan Gyssens tertinggi pada kategori IVD sebesar 6 (24,00%) regimen antibiotik dan terkecil pada kategori IIIA sebesar 1 (4,00%) regimen. Tidak ada hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik dengan luaran klinik (p=0,063).

Antibiotic resistance happens in the worldwide causes the increase in morbidity rate, mortality rate, as well as healthcare cost. These resistance is caused at least because of inappropriate antibiotic use. Therefore, it is necessary to evaluate the rational use of antibiotics. The aim of this study was to evaluate the rational use of antibiotics based on Gyssens criteria. In addition, this study was also to determine the relationship between rational antibiotic use and patient clinical outcomes. Using analytical observational study was performed in this study (prospective cohort design. Data were collected prospectively during the periods April - June 2015 in the internal medicine ward of RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten in the patients included in the inclusion criteria. Data were analysed using descriptive method (patient characteristics, disease patterns and the use of antibiotics), Gyssens criteria (rational antibiotic use), and Fishers Exact Test for evaluating relationship between rational antibiotic use and patient clinical outcomes. Number of patients in this study were 138 patients. Samples in this study were homogeneous in age and sex. The result showed that based on criteria Gyssens 118 (85,51%) of patients was get rational antibiotic use, whereas 20 (14,49%) was irrational. Irrational antibiotic use the highest is category IVD by 6 (24,00%) regimens and the lowest is category IIIA by 1 (4,00%) regimen. Furthermore, there was no relationship between rational antibiotic use and patient clinical outcomes (p = 0,063).

Kata Kunci : Rasionalitas, Antibiotik, Gyssens, Luaran klinik / Rational antibiotic use, antibiotics, Gyssens criteria, patient clinical outcomes.

  1. S2-2015-356577-abstract.pdf  
  2. S2-2015-356577-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-356577-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-356577-title.pdf