Perbedaan Luas Hard Exudate Pada Penderita Retinopati Diabetika Dengan Clinically Significant Macular EdemaYang Menggunakan Simvastatin Dan Tanpa Menggunakan Simvastatin
DARUWATI, dr. Tri Wahyu Widayanti, Sp.M(K), MKes; Prof. dr. Wasisdi Gunawan, Sp.M(K)
2015 | Tesis-Spesialis | SP ILMU PENYAKIT MATALatar belakang: Penyebab kehilangan penglihatan terbanyak pada pasien diabetes adalah edema makula diabetik yang terjadi karena kerusakan sawar darah retina. Edema makula diabetika dapat terjadi pada semua stadium retinopati yang tampak sebagai penebalan fokal maupun difus dengan atau tanpa hard exudate (HE). Pengaruh statin terhadap progresifitas retinopati diabetik maupun edema makula pada retinopati diabetik masih memberikan hasil yang bervariasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan luas hard exudate pada penderita retinopati diabetika dengan Clinically Significant Macular Edema yang menggunakan simvastatin dan tanpa menggunakan simvastatin. Metode: Penelitian ini merupakan cross sectional study. Subyek penelitian adalah 50 penderita retinopati diabetika pada diabetes mellitus tipe 2 dengan edema makula yang bermakna secara klinis (CSME) yang belum dilakukan laser fotokoagulasi retina. Pemeriksaan foto fundus dengan pupil dilebarkan dengan tetes midriatil 0,5% dan penilaian luasan hard exudate dilakukan menggunakan instrumen ukur DR Grid/Graticle. Data karakteristik subyek penelitian diperoleh dari rekam medis rawat jalan. Subyek dibagi dalam kelompok simvastatin dan non simvastatin. Hasil: Proporsi jenis kelamin pada dua kelompok sama yaitu 11 laki-laki dan 14 perempuan pada masing-masing kelompok dengan rentang usia 40 – 70 tahun. Rerata luas hard exudate pada kelompok yang menggunakan simvastatin adalah 2050,80 +- 1913, 398 mikro meter persegi dan pada kelompok yang tidak menggunakan simvastatin 1358,48 +- 1159,546 mikrometer persegi (p=0,240). Kesimpulan: Luas hard exudate pada penderita retinopati diabetika dengan Clinically Significant Macular Edema yang menggunakan simvastatin tidak terdapat perbedaan yang bermakna dibandingkan dengan tanpa menggunakan simvastatin.
Background: The most frequent cause of vision loss in diabetic patients is diabetic macular edema which is due to the damage of blood-retinal barrier. Macular edema may occur at all retinopathy stages, appears to be a focal or diffuse thickening with or without hard exudate (HE). The influence of statin consumption in the progressivity of diabetic retinopathy as well as macular oedema in diabetic retinophaty still varied results. Objective: This study aimed to determine the differences of hard exudate area in diabetic retinopathy patients with clinically significant macular edema consuming simvastatin and not consuming simvastatin. Methods: This study was a cross sectional research. Subjects were 50 patients of type 2 diabetes mellitus who differed from diabetic retinopathy with clinically significant macular edema (CSME)and had never performed retinal laser photocoagulation before. Subjects characteristic data were obtained from outpatient medical records. The subjects were divided into simvastatin and nonsimvastatin groups. Each fundus photograph examination was performed through dilated pupils using 0.5% midriatic drops and the area of hard exudate assessment was performed using a DR Grid/Graticle measuring instrument. Results: The proportion of gender on both groups are similar, 11 males and 14 females in each group and the age range was 40-70 y-o. The mean of hard exudate area in the simvastatin group was 2050.80 +- 1913, 398 mikro meter persegi and in the nonsimvastatin group was 1358.48 +- 1159.546 mikro meter persegi (p = 0.240). Conclusion: There was no significant difference of hard exudate area between diabetic retinopathy patients with clinically significant macular edema consuming simvastatin compared with the similar patients who were not consuming simvastatin
Kata Kunci : retinopati diabetika, edema makula, hard exudate, simvastatin, diabetic retinopathy, macular edema, hard exudate, simvastatin