HUBUNGAN ANTARA DEPRESI DENGAN URUTAN ANAK PADA ANAK SUKERTO PADA MAHASISWA TAHUN KEDUA KELAS REGULER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2012/ 2013
KIRANTRI LARASATI, Dr.dr.Carla R Marchira,Sp.KJ(K); dr.Ronny Tri Wirasto,Sp.KJ
2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Urutan anak dalam suatu keluarga dapat menentukan dan memberikan pengaruh terhadap kepribadian dan perkembangan emosi seorang remaja. Hal ini berpengaruh terhadap tanggung jawab dan pola asuh yang diberikan orangtua ke masing masing anak. Anak sukerto adalah anak yang dianggap kotor sehingga dapat menyebabkan terjadinya hal negatif, sehingga dipercaya memiliki faktor resiko terjadinya gangguan jiwa. Kejadian depresi pada remaja akhir memiliki angka kejadian yang paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya, dimana pada usia ini sebagiab besar termasuk mahasiswa. Mahasiswa kedokteran memiliki beban pendidikan lebih tinggi dibandingkan mahasiswa fakultas lain, dimana hal ini dapat menyebabkan mahasiswa kedokteran lebih rentan mengalami depresi. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara urutan anak pada anak sukerto dengan depresi pada mahasiswa tahun kedua kelas reguler tahun ajaran 2012/2013 Fakultas Kedokteran UGM. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimenal dengan rancangan penelitian potong lintang/cross-sectional. Analisis data pada penelitian ini adalah uji komparatif menggunakan chi square. Hasil: Pada penelitian ini jumlah subjek yang termasuk anak sukerto sebanyak 152 mahasiswa. Kejadian depresi yang terjadi pada mahasiswa kedokteran kelas reguler tahun kedua adalah 24,2%. Mahasiswa yang masuk dalam kategori anak pertama adalah sebanyak 55,3% sedangkan yang termasuk dalam bukan anak pertama adalah sebanyak 44,7%. Hubungan urutan anak pada anak sukerto dengan kejadian depresi tidak terdapat hubungan dengan nilai p=0,865. Kesimpulan: Tidak ada hubungan secara signifikan antara urutan anak pada anak sukerto dengan kejadian depresi pada mahasiswa tahun kedua kelas reguler TA 2012/ 2013 Fakultas Kedokteran UGM.
Background: Children sequence in a family can determine and give effects to the behaviour and emotional development of a teenager. It will influence the responsibility and care patterns which parents give to their children. Sukerto children is believed as a factor that gives negative effects. It is claimed that they have some factors for having mental disorder. Depression in late teenagers has the highest rates among other age group, in which most of them are collage students. Medical students have bigger educational burden than other students, thus, they are susceptible for having depression. Objective: To determine the correlation between children sequence in sukerto children with depression rate of second year students of regular class, academic year 2012/2013 Faculty of Medicine in Gadjah Mada University. Method: This research is a non-experimental study with cross sectional design. The data analysis conducted by comparative test using chi square. Results: There were 152 sukerto children as the subjects of this research. The depression rate of second year medical students was 24,2%. The students who are categorized as first child were 55,3% while 44,7% students were categorized as non-first child . Based on this research, there was no correlation between children sequence in sukerto child with depression rate (p=0,865). Conclusion: There is no significant correlation between the children sequence in sukerto children with depression rate of second year students of regular class, academic year 2012/2013 Faculty of Medicine in Gadjah Mada University.
Kata Kunci : Depresi, Mahasiswa kedokteran, Urutan anak, Sukerto