Laporkan Masalah

Pengaruh Legum Penutup Tanah terhadap Ketersediaan Unsur Hara pada Tanah Marginal untuk Pertumbuhan Semai Gmelina dan Mahoni

PUJI LESTARI, Dr. Ir. Eny Faridah, M.Sc; Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus D. K., M.Agr.Sc.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Indonesia memiliki lahan marginal yang luas termasuk di dalamnya lahan pasir pantai dan bekas tambang batu bara. Reklamasi terhadap lahan marginal membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar sehingga perlu upaya untuk mempercepat proses dan mengurangi biaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh legum penutup tanah jenis C. pubescens terhadap ketersediaan unsur hara pada tanah marginal dan pertumbuhan semai gmelina dan mahoni. Penelitian dilakukan di green house selama 3 bulan dengan menggunakan rancangan CRD pola faktorial 2 x 3 x 2. Faktor pertama terdiri atas jenis tanaman pokok berupa gmelina dan mahoni. Faktor kedua adalah media yang meliputi tanah pasir pantai dan bekas tambang batu bara, serta endapan aluvial sebagai jenis media pembanding (tidak marginal). Faktor ketiga adalah penggunaan dan tanpa penggunaan legum penutup tanah. Variabel yang diamati meliputi perubahan sifat kimia tanah dan pertumbuhan (tinggi, diameter dan biomassa), klorofil dan kandungan unsur hara pada jaringan semai gmelina dan mahoni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai umur 3 bulan, C. pubescens belum berkontribusi terhadap ketersediaan unsur hara pada tanah marginal. C. pubescens tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan semai gmelina, namun cenderung bersifat kompetitif dengan semai mahoni. Diameter dan biomassa mahoni yang ditanam dengan C. pubescens lebih kecil berturut-turut 10,41% dan 20,96% dibandingkan yang ditanam tanpa C. pubescens.

Indonesia has large area of marginal lands including coastal sandy soil and post coal mining soil areas. Reclamation process for marginal land needs long time and high cost, hence, strategic treatments are important to reduce both time and cost. This research aims to analyze the effects of legume cover crop, species C. pubescens, on nutrient availability of marginal soil and the growth of yemane and mahogany seedlings. This research was conducted in the green house for 3 months using Completely Randomized Design (CRD) with 2 x 3 x 2 factorial. The first factor was species (two levels: yemane and mahogany), while the second factor was marginal soil (three levels: coastal sandy soil, post mining soil, and alluvial deposit soil as a reference/non-marginal soil). The third factor was the application of legume cover crop (two levels: apply and not apply). Observed variables were the change of chemical soil properties and the growth (height, diameter and biomass), chlorophyll, and nutrient content on plant tissue of yemane and mahogany seedlings. The results showed that up to 3 months old, C. pubescens has not given any contribution in increasing soil nutrient status. Also, C. pubescens did not affect the growth of yemane seedlings yet reduced that of mahogany seedlings. Mahogany seedlings planted with C. pubescens had smaller diameter (10.41%) and less biomass (20.96%) compared to those grown without C. pubescens.

Kata Kunci : C. pubescens, gmelina, mahoni, tanah marginal

  1. S2-2015-338428-abstract.pdf  
  2. S2-2015-338428-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-338428-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-338428-title.pdf