PEMAHAMAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA MAHASISWA ANGGOTA ORGANISASI KEDAERAHAN DAN IMPLIKASINYATERHADAP KETAHANAN PRIBADI (Studi pada Ikatan Pelajar Mahasiswa Bengkulu-Yogyakarta)
MARDHATILLA SUYUTHIE, Dr.Bagus Riyono,MA; Prof.Dr.Djoko Soerjo,MA
2015 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk melihat pemahaman wawasan kebangsaan yang dimiliki oleh mahasiswa anggota IKPBY, dan melihat implikasi dari pemahaman wawasan kebangsaan pada mahasiswa anggota IKPMBY terhadap Ketahanan Pribadi. Pemahaman yang ingin diketahui adalah meliputi 4 (empat) bagian, yaitu: 1) Pemahaman posisi diri sebagai warga negara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan sub bagian pemahaman wawasan nusantara, rasa cinta tanah air, bela negara dan ketahanan nasional, 2) Pemahaman tentang Bhineka Tunggal Ika, 3) Pemahaman Pancasila, dengan sub bagian Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, 4) Pemahaman UUD 1945. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa anggota IKPMBY, sedangkan penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Kriteria informan adalah berusia 16-30 tahun, berasal dari Bengkulu, tercatat sebagai mahasiswa Perguruan Tinggi di Yogyakarta. Jumlah informan adalah 10 orang merupakan ketua dari masing-masing IKPM Kabupaten/Kota dibawah naungan IKPMBY. Peneliti menggunakan pedoman wawancara untuk menggali informasi dari sumber informasi, dan menggunakan metode observasi, kajian pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman yang baik pada mahasiswa anggota IKPMBY dan masuk kategori kebenaran yang pragmatisme, serta memberikan implikasi terhadap ketahanan pribadi. Kendala dalam pemahaman wawasan kebangsaan adalah posisi sebagai mahasiswa, unsur SARA, serta kurangnya kontrol dari pemerintah daerah.
This study aims to look at understanding the concept of nationalism which is owned by the student members of IKPBY, and look at the implications of understanding the concept of nationalism in the student member IKPMBY against Personal Security. Understanding that we want to know is includes 4 (four) parts, namely: 1) Understanding position themselves as citizens of the Republic of Indonesia (NKRI) with sub section insight archipelago understanding, patriotism, civil defense and national security, 2) Understanding of the Unity in Diversity, 3) understanding of Pancasila, with sub-sections on God, just and civilized humanity, unity of Indonesia, Democracy Led by Wisdom Wisdom In the Consultative Representation, Social Justice For All People Indonesia, 4) Understanding of 1945. The method used in this research is descriptive qualitative. The subjects were students IKPMBY members, while the determination of informants using purposive sampling method. Criteria informant is 16-30 years old, came from Bengkulu, recorded as university students in Yogyakarta. The number of informants is adjusted by the amount of 10 City / County in the province of Bengkulu. Researchers used the interview guide to gather information from sources of information. The results showed a good level of understanding on student IKPMBY members, as well as the implications for personal resilience. Constraints in understanding the concept of nationalism is a position as a student, elements of racial intolerance, as well as the lack of control of local government.
Kata Kunci : Pemahaman, Wawasan Kebangsaan,Ketahanan Pribadi