Mitigasi Cross-tier Interferensi Menggunakan Skema Handover pada Jaringan Makro-Femto
ANDRIAN DWI ANTORO, I Wayan Mustika, S.T,M.Eng,Ph.D;Sigit Basuki Wibowo, S.T,M.Eng
2015 | Tesis | S2 Teknik ElektroFemtocell telah terbukti mampu meningkatkan kulitas layanan bagi pengguna mobile selular di dalam ruangan. Seiring dengan peningkatan jumlah akses dari dalam ruangan, pertumbuhan penggunaan femtocell terus meningkat. Saat ini femtocell dipasang di hampir seluruh bangaunan di daerah perkotaan. Umumnya femtocell dipasang tanpa perencanaan oleh pengguna dan tidak dapat dikontrol secara langsung oleh operator penyedia layanan. Hal ini menyebabkan permasalahan besar, seperti cross-tier interferensi. Interferensi ini menyebabkan penurunan kualitas layanan bagi pengguna yang berada di sekitar femtocell. Penelitian ini mengusulkan skema handover sebagai metode untuk mitigasi cross-tier interferensi. Jaringan multi-tier yang timbul sebagai akibat dari intsalasi femtocell memungkinkan skema handover dapat diterapkan pada daerah ini. Selain itu, pada penelitian ini juga diusulkan sebuah skema baru dalam memicu handover yaitu dengan mempertimbangkan pemilihan femtocell dengan Received Signal Strenght (RSS) terbaik sebagai target handover. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa penggunaan skema handover dapat dijadikan sebagai salah satu metode untuk mitigasi interferensi pada Macrocell User Equipment (MUE) yang berada disekitar open access femtocell. Penggunaan skema ini mampu mengeliminasi proses handover yang tidak tepat dan membuat proses handover menjadi lebih efektif. Hasil pada penelitian ini juga menunjukan bahwa penggunaan skema handover ini juga tidak mengakibatkan penurunan kualitas layanan dari FAP kepada pengguna yang sudah ada sebelumnya.
Femtocells are proven in enhancing the quality of service of cellular mobile data access of indoor users. Along with increase in indoor user access, the growth of femtocells user continuesly rise. Femtocells are currently installed in almost all buildings in urban areas. Generally, femtocells are installed without being planned by users, and cannot be controlled directly by mobile network operator. It causes major problem such as cross-tier interference. This interference may result in a decrease in service quality of macrocell user that around of femtocell. This study proposes a scheme of handover as cross-tier interference mitigation method. Multi-tier network, as a result of the installation of femtocells, allows to apply the handover schemes in this area. In addition, this study also proposes a new scheme in triggering handover that, is considering selecting best femtocell with higest Received Signal Strenght (RSS) as target handover. The results show that handover scheme can be used as one method to mitigate the interference of macrocell User Equipment (MUE) that located around the open access femtocell. The use of this scheme is able to eliminate improper handover process and made handover process more efective. The results also show that the use of handover scheme do not decrease in the quality of service of Femtocell User Equipment (FUE).
Kata Kunci : Long Term Evolution (LTE),Femtocell,Handover,Interference mitigation