Keberlanjutan Kelompok Tani Mentik Wangi Di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang
HIKMAH NUR ANNISA, Endang Sulastri, S.Pt., MA., Ph.D. ; Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S.
2015 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi PembangunanKeberlanjutan kelompok tani Mentik Wangi di Kecamatan Sawangann Kabupaten Magelang dilihat dari aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial. Kelompok tani dengan tingkat keberlanjutan yang tinggi dapat diartikan sebagai adanya aktivitas yang terus-menerus yang dilakukan oleh kelompok tani Mentik Wangi di Kecamatan Sawangan untuk memproduksi dan meningkatkan produktivitas Mentik Wangi sehingga mampu meningkatkan pendapatan kelompok tani serta mampu menyediakan pangan sehat bagi anggotanya dan masyarakat sekitar. Keberlanjutan kelompok tani tidak terlepas dari dukungan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Asosiasi Tani Organik Sawangan (TOS) yang menaunginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) tingkat keberlanjutan kelompok tani Mentik Wangi di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang dan 2) hubungan peran PPL dan peran Asosiasi TOS dengan keberlanjutan kelompok tani Mentik Wangi di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Metode dasar dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 29 kelompok tani yang merupakan anggota Asosiasi TOS. Analisis data menggunakan interval kategori, interval skor, dan analisis Korelasi Kendal Tau dengan bantuan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan kelompok tani masuk dalam kategori sedang, artinya ada aktivitas yang cukup baik dari kelompok tani Mentik Wangi di Kecamatan Sawangan untuk memproduksi dan meningkatkan produktivitas Mentik Wangi sehingga mampu meningkatkan pendapatan kelompok tani serta mampu menyediakan pangan sehat bagi anggotanya dan masyarakat sekitr serta ada hubungan antara peran PPL dan Peran TOS dengan keberlanjutan kelompok tani Mentik Wangi di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang dengan nilai hubungannya lemah.
The sustainability of Mentik Wangi farmer groups in Sawangan District, Magelang Regency was seen from economic, environmental, and social aspects. The farmer group with high sustainability level can be defined as a group that can improve the farmer productivity, maintain the environment quality, and provide benefits to the members and local communites. The purposes of research were to determine : 1) the sustainability level of Mentik Wangi farmer groups in Sawangan District,Magelang Regency; 2) the relation between roles of extension worker and TOS Association with the sustainability of Mentik Wangi farmer groups in Sawangan District, Magelang Regency. The basic method that used in this research was descriptive method with quantitative approach. The research samples were 29 farmer groups those included as the members of TOS Association. In analyzing the data, the researcher applied interval categories, interval scores, and Kendal Tau Correlation analysis with SPSS 17.0 for Windows. Results show that : (1) the sustainability level of farmer group is included in high category, which means that more than half of the Mentik Wangi farmer groups continuously produce and improve Mentik Wangi productivity with organic system so it can provide healthy food (Mentik Wangi) to the members and local communities; (2) there is a weak relation between roles of extension worker and TOS Association with the sustainability of farmer groups.
Kata Kunci : Keberlanjutan kelompok, PPL, Asosiasi TOS, Sustainability Group, Extension Worker, TOS Association