Relationship Between Gravida Status and Postpartum Depression: An Analytic Study at Yogyakarta
ARIZA RAKHMANZAH, dr. Shinta Prawitasari, Sp.OG(K). ,M.Kes;dr. Ronny Tri Wirasto, Sp.KJ
2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Graviditas adalah angka dari berapa kali ibu telah melahirkan, terlepas dari anaknya lahir hidup atau meninggal. Status kelahiran bisa berefek kepada ibu di masalah psikiatri, sebagai contoh depresi. Ada 3 tipe utama depresi pada ibu pascasalin. Blues pascasalin, Depresi pascasalin, dan psikosis pascasalin. Prevalensi depresi pascasalin sering tidak terdiagnosis sehingga tidak bisa tertangani. Depresi pasca salin ini terkadang bisa sembuh sendiri, tapi bisa juga menjadi kondisi yang parah, psikosis pasca salin. Di kondisi ini ibu sudah mempunyai niat untuk bunuh diri bahkan membunuh bayinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mencari adanya hubungan antara status kelahiran ibu dan depresi pasca salin Metode: Penelitian ini menggunakan analisis observasional desain potong lintang. Data akan di kumpulkan menggunakan kuesioner EPDS kepada ibu pascasalin di puskesmas Tegalrejo. Penelitian akan dilaksanakan pada februari 2015. Metode yang digunakan untuk seleksi sampel menggunakan metode acak. Sampel yang diperlukan untuk penelitian adalah 85 ibu, Hasil analisis data menggunakan Chi square (X2) dan Fisher exact test. Result: Tidak ada hubungan yang signifikan antara status kelahiran ibu dengan kejadian Depresi pasca salin, sesuai dengan analisis menggunakan Chi Square (P value: 0.759, PR(CI): 1.097(0.607-1.982)) Konklusi: Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara Status kelahiran ibu dengan kejadian depresi pasca salin. Angka kejadian depresi pasca salin di penelitian ini mencapai 34.1%. Pendapatan mempunyai hubungan yang siknifikan terhadap kejadian depresi pasca salin.
Background: Gravidity is defined as the number of times that a woman has been pregnant and parity is defined as the number of times that she has given birth to fetus with gestational age of 24 weeks or more, regardless of whether the child was born alive or was still born. This gravida status and parity can affect mother's psychiatric problem, depression for instance. There are 3 main types of depression in postpartum mother. Postpartum blues, postpartum depression, and postpartum psychosis. Prevalence of postpartum depression often underdiagnosed therefore untreated. Postpartum depression sometimes may resolve itself, but may also become severe, postpartum psychosis, this condition mother has the desire to suicide and does harm to the baby. Aim: The purpose of this research is to find the relationship between gravida status and postpartum depression Methods: This study is using observational analytic with cross-sectional design. Data will be collected using EPDS questionnaire to the postpartum mother in Tegalrejo Primary Health Center service area. The study conducted in February 2015. Sample selection method is using random sampling. The sample needed for this study is 85 mothers, the result analysis is using Chi square (X2) and Fisher exact test. Result: There's no significant relationship between Gravida status and postpartum depression, based on Chi Square analysis (P value: 0.759, PR(CI): 1.097(0.607-1.982)) Conclusion: This study shows that there is no significant relationship between Gravida status and postpartum depression. Postpartum depression occurrences in this study shows 34.1%. Income does has significant effect to the occurrence of Postpartum Depression
Kata Kunci : Postpartum, Depression, Gravida status