Permudaan Tanaman di Berbagai Jenis Tegakan di Petak 19 RPH Banaran Tahura Bunder
RIZKY ANAMELIA, Drs. Wiyono, M.Si
2015 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVKeberlangsungan hidup jenis tanaman penyusun hutan tidak lepas dari permudaan yang berhasil tumbuh di dalam hutan tersebut, baik permudaan alami maupun buatan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui jenis permudaan tanaman yang terdapat pada berbagai jenis tegakan di Petak 19 RPH Banaran Tahura Bunder. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2014. Bahan penelitian yang digunakan adalah semua jenis permudaan yang berada di Petak 19 RPH Banaran Tahura Bunder yang berupa semai, sapihan, tiang, dan pohon. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan menggunakan nested sampling di bawah 3 jenis tegakan, yaitu tegakan campur, Acacia auriculiformis, dan Tectona grandis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah terbanyak permudaan alam pada tegakan campur adalah Acacia auriculiformis. Pada tegakan Acacia auriculiformis adalah jenis Acacia auriculiformis. Sedangkan pada tegakan Tectona grandis adalah Melaleuca leucadendron. Berdasarkan jenis permudaan tersebut yang memiliki permudaan kontinyu pada tegakan campur adalah Acacia auriculiformis, Podocarpus neriifolius, dan Calophyllum inophyllum. Pada tegakan Acacia auriculiformis adalah Acacia auriculiformis dan Paraserianthes falcataria. Pada tegakan Tectona grandis belum terdapat pemudaan yang kontinyu karena pada tegakan tersebut seluruh jenis yang berada di dalamnya masih berupa permudaan baru.
The survival of plant species making up the forest can not be separated from the regeneration is successfully grown in the forest , whether natural or artifical regeneration regeneration .The aims of this research is to find the types of regeneration plants which is found in various types of stands in plot 19 RPH Banaran Tahura Bunder. The research conducted in November - December 2014. Research materials used was all type of regeneration in Plot 19 RPH Banaran Tahura Bunder in the form of seedling, sapling, poles, and trees. The sample collection was conducted using nested sampling method of under three types of tegakan, those are mixed stands, Acacia auriculiformis, and Tectona grandis. The result of this research revealed that the largest populations nature regeneration on mixed stands is Acacia auriculiformis. In addition, in Acacia auriculiformis stands is the type of Acacia auriculiformis while in stands Tectona grandis is Melaleuca leucadendron. Based on the type of this regeneration the one which have continuous regeneration in mixed stands are Acacia auriculiformis, Podocarpus neriifolius, and Calophyllum inophyllum. moreover, in Acacia auriculiformis stands are Acacia auriculiformis while in Tectona grandis stands has not been any continuous regeneration because in the stands, all type of regeneration which are in it are still in new regeneration.
Kata Kunci : permudaan, Taman Hutan Raya Bunder, permudaan kontinyu, jenis pohon, regeneration, Taman Hutan Raya Bunder, continue regeneration, various trees