Laporkan Masalah

Optimalisasi Peran Barahmus DIY Dalam Pengembangan Museum Sebagai Daya Tarik Wisata di Yogyakarta

RANI KRISNAYANTI, Prof. Dr. Marsono, S.U. ; Mohamad Yusuf, M.A.

2015 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Yogyakarta merupakan salah satu daerah tujuan wisata andalan dengan berbagai jenis atraksi wisata. Salah satu daya traik wisata yang populer di Yogyakarta adalah wisata museum. Meskipun beberapa museum telah dikembangkan dengan baik dan mendapat banyak kunjungan wisatawan, ada juga beberapa museum yang belum dikelola secara maksimal dengan kunjungan yang masih sedikit. Oleh karena itu, Yogyakarta membutuhkan peran dari asosiasi Barahmus DIY untuk mengelola museum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja peran Barahmus DIY dalam mengelola museum dan bagaimana strategi yang paling tepat untuk mengoptimalkan peran tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dari data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk mengetahui peran Barahmus DIY. Setelah itu, temuan faktor internal dan eksternal Barahmus DIY akan dianalisis dengan metode IFAS, EFAS, dan matriks SWOT untuk mendapatkan strategi alternatif yang dapat diterapkan untuk Barahmus DIY. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa peran Barahmus DIY adalah untuk melakukan pembinaan sumber daya manusia museum, promosi atau pemasaran, melakukan penelitian, menentukan kebijakan advokasi, melakukan koordinasi, dan kerja sama dengan stakeholder terkait. Strategi pengembangann yang dapat dilakukan oleh Barahmus DIY antara lain pemanfaatan bus kunjung museum, pembuatan kalender event museum, pembuatan stan museum Barahmus DIY, serta kerjasama dengan berbagai pihak seperti Musyawarah Guru Mata Pelajaran. Kata kunci : Peran, Pengembangan, Museum, Barahmus DIY

Yogyakarta is one of the most popular tourism object which offer various tourist attractions. One of the popular tourist attractions in Yogyakarta is museum. Although some museums are already well-managed, there are still several museums which have less good management. In this situation, Yogyakarta needs support from Barahmus DIY association, in accordance with their roles, to manage the museums. The purpose of this research is to understand the roles of Barahmus DIY to manage the museums and to know the best strategy to optimize the roles. This research is using descriptive analysis of qualitative data from observation, interviews, and literature in order to analyse the roles of Barahmus DIY. Thereupon, the internal and external factors of Barahmus DIY that have been found will be analysed by IFAS, EFAS, and SWOT matrix to find a strategic development that can be applied by Barahmus DIY. From this research, it can be known that the main roles of Barahmus DIY are to guide the museums of human resources, promote the museums, do research, and determine policy related to advocacy, coordination, and cooperation with relevant stakeholders. Developing strategies that can be done by Barahmus DIY are to optimize museum bus, make timeline of museum events, make Barahmus DIY promotion booth, and establish a cooperation with stakeholders such as teacher association. Keywoard : Roles, Developing, Museums, Barahmus DIY

Kata Kunci : Peran, Pengembangan, Museum, Barahmus DIY