Pengukuran Keseimbangan Lini Proses Pengemasan Chesa Cookies Di PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills
LATIFATUL MUNIROH, Fahrizal Yusuf Affandi,STP, M.Sc
2015 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SVABSTRAK PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills adalah divisi tepung terigu dari perusahaan indofood. Selain mengolah tepung terigu, bogasari juga memproduksi tepung premix dengan brand chesa untuk membuat kue instan sebagai jenis inovasi produk yang dilakukan oleh perusahaan. Proses pengemasan chesa dengan varian chesa cookies mengalami delay produksi, hal ini mempengaruhi efisiensi lintasan produksi yang berimbas pada prduktivitas perusahaan. Sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi lintasan produksi. Penyeimbangan lintasan produksi merupakan konsep yang dilakukan untuk menciptakan kelancaran dalam suatu sistem produksi. Kajian ini menganalisa kondisi awal lintasan produksi kemudian memperbaiki layout lintasan produksi pada stasiun yang mengalami bottle neck. Perbaikan ini dilakukan menggunakan metode studi waktu. Metode ini dilakukan dengan pengambilan data waktu kerja untuk menyelesaikan enam unit produk chesa cookies dalam kemasan sekunder berupa inner box. Hasil kajian menunjukkan bahwa stasiun yang mengalami bottle neck adalah stasiun pengeleman bagian bawah kemasan sekunder berupa inner box. Perbandingan waktu menunggu (idle time) sebelum dan sesudah dilakukan perbaikan penyeimbangan lini proses pengemasan chesa cookies yaitu 114,52 detik dan 41,59 detik.Perbandingan balance delay lintasan pengemasan sebelum dan sesudah penyeimbangan lintasan pengemasan yaitu 35,04% dan 16,38%.Perbandingan efisiensi lintasan sebelum dan sesudah penyeimbangan lintasan produksi yaitu 64, 96% dan 83,62%.
ABSTRACT PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari flour is a flour division of the Indofood company. Beside flour processing, bogasari also produces flour premix with brand Chesa to make instant pie as a kind of products innovation made by the company. The packaging process with a variant Chesa cookies had a delayed production, this affects the efficiency of the production which decresing the company productivity. Thus needs an improvement to increase the production line efficiency. The balancing the production line is a concept to create fluency in a production system. This study analyzes the initial conditions of the production line and then fix the layout of the production line at the station experienced a bottle neck. This repairmen is done using time study. This method is done with the data acquisition work time to complete six units of Chesa cookies product in secondary packaging in the form of inner box. The results showed that the station experiencing the bottlenecks was secondary packaging bottom gluing station in the form of inner box. The time comparison of wait (idle time) before and after the packaging process improvements line balancing Chesa cookies were 114.52 and 41.59 seconds. The comparison of balance delay on the packaging line before and after balancing the line of packaging that is 35.04% and 16.38%. The comparison efficiency of line before and after balancing the production line that is 64, 96% and 83.62%.
Kata Kunci : Kata kunci: keseimbangan lintasan, Bottleneck, waktu menunggu, ketidakseimbangan lintasan, efisiensi lintasan