Laporkan Masalah

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IMOGIRI I KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA

ENI PURWANINGSIH, Widyawati, S.Kp.,M.Kes.; Akhmadi, S.Kp.,M.Kes., M.Kep., Sp. Kom.

2015 | Tesis | S2 Keperawatan

Latar Belakang: Ibu hamil yang berada dalam rumah tangga yang melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) akan menurunkan kejadian penyakit yang memperburuk kematian ibu hamil, mengingat bahwa ibu hamil sebenarnya merupakan kelompok yang rentan terhadap resiko sehingga memerlukan suatu lingkungan keluarga/rumah tangga yang mempunyai perilaku hidup bersih dan sehat (Astuti, 2011). Tujuan: untuk mendapatkan gambaran secara mendalam tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam pada 6 ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai September 2014. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Colaizzi. Hasil: Empat tema yang ditemukan pada penelitian ini yaitu ketidakadekuatan perilaku memeriksakan kehamilan/kunjungan antenatal care (ANC), pertentangan keyakinan/ketidakpercayaan tentang kandungan tablet besi (Fe), kuatnya budaya minum teh, dan perilaku hidup bersih dan sehat tidak adekuat (terkait dengan anemia). Simpulan: Gambaran tentang pengalaman hidup ibu hamil dengan anemia terkait perilaku hidup bersih dan sehat di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I Kabupaten Bantul Yogyakarta dapat dilihat dari empat temuan penting dari penelitian ini yaitu ketidakadekuatan perilaku memeriksakan kehamilan/kunjungan antenatal care (ANC), pertentangan keyakinan/ketidakpercayaan tentang kandungan tablet besi (Fe), kuatnya budaya minum teh, dan perilaku hidup bersih dan sehat tidak adekuat (terkait dengan anemia).

Background: Pregnant women who are in the household who is clean and healthy living behaviors (PHBs) will decrease the incidence of diseases that worsen maternal mortality, given the fact that pregnant women are vulnerable to the risk that requires an environment of family/household who have behavior clean and healthy (Astuti, 2011). Objective: to get an idea deeply about clean and healthy behaviors in pregnant women with anemia in Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta.Method: This study used a qualitative research approach to the design of phenomenology. The sampling technique used purposive sampling technique. Collecting data with in-depth interviews in 6 pregnant women anemia in Puskesmas Imogiri I Bantul, Yogyakarta. This research was conducted in May to September 2014. Data analysis techniques used in this study using analytical techniques Colaizzi. Result:Four themes found in this research that the inadequate behavior during their pregnancy/antenatal care visit (ANC), noncompliance consume iron tablet (Fe), the strength of the habit of drinking tea, and the inadequate behavior of clean and healthy life (related to anemia). Conclusion: Overview of a clean and healthy living behaviors in pregnant women with anemia in Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta can be seen from four important findings of this study are the inadequate behavior of antenatal/visit antenatal care (ANC), noncompliance consume iron tablet (Fe), strong tea drinking habits, the inadequate clean and healthy behavior of pregnant (related to anemia).

Kata Kunci : Clean and Healthy Behavior, Pregnant, Anemia

  1. S2-2015-326511-abstract.pdf  
  2. S2-2015-326511-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-326511-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-326511-title.pdf