Laporkan Masalah

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK PERKREDITAN RAKYAT BHAKTI DAYA EKONOMI PERIODE 2009 SAMPAI DENGAN 2014

ANISTYA SUCI H, Dra. Nur Aini Yuniyarti, M.Si.

2015 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan Bank Perkreditan Rakyat Bhakti Daya Ekonomi (BPR BDE)dan Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) dari tahun sampai dengan. Alat analisis kinerja keuangan yang digunakan yaitu CAMEL berupa rasioCapital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) masing-masing bank. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, uji normalitas data dan uji Independent Sample T-Test. Kinerja keuangan BPR BDE dan BPD DIY dari tahun 2009 sampai tahun 2014 menunjukkan bahwa rasio milik BPR BDE yang terdiri dari CAR, NPL, NIM, ROA, dan BOPO sedang dalam keadaan yang sehat, sedangkan nilai LDR sedang dalam keadaan yang tidak sehat, sedangkan rasio-rasio milik BPD DIY menunjukkan bahwa semua rasio yang terdiri dari CAR, NPL, NIM, ROA, BOPO dan LDR sedang dalam keadaan yang sehat. Berdasarkan statistik deskriptif dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan milik BPD DIY lebih baik dibandingkan dengan kinerja keuangan BPR BDE, hal ini dibuktikan dengan semua hasil dari rata-rata nilai CAR, NPL, NIM, BOPO, ROA dan LDR milik BPD DIY yang lebih baik dibanding BPR BDE. Dalam penelitian ini NPL dan NIMmempunyai perbedaan yang signifikan antara BPD DIY dan BPR BDEdibuktikan dengan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 sedangkanCAR, ROA, BOPO, dan LDR tidak mempunyai perbedaan yang signifikan yang terbukti dari nilai signifikan kurang dari 0,05.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan Bank Perkreditan Rakyat Bhakti Daya Ekonomi (BPR BDE)dan Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) dari tahun sampai dengan. Alat analisis kinerja keuangan yang digunakan yaitu CAMEL berupa rasioCapital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) masing-masing bank. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, uji normalitas data dan uji Independent Sample T-Test. Kinerja keuangan BPR BDE dan BPD DIY dari tahun 2009 sampai tahun 2014 menunjukkan bahwa rasio milik BPR BDE yang terdiri dari CAR, NPL, NIM, ROA, dan BOPO sedang dalam keadaan yang sehat, sedangkan nilai LDR sedang dalam keadaan yang tidak sehat, sedangkan rasio-rasio milik BPD DIY menunjukkan bahwa semua rasio yang terdiri dari CAR, NPL, NIM, ROA, BOPO dan LDR sedang dalam keadaan yang sehat. Berdasarkan statistik deskriptif dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan milik BPD DIY lebih baik dibandingkan dengan kinerja keuangan BPR BDE, hal ini dibuktikan dengan semua hasil dari rata-rata nilai CAR, NPL, NIM, BOPO, ROA dan LDR milik BPD DIY yang lebih baik dibanding BPR BDE. Dalam penelitian ini NPL dan NIMmempunyai perbedaan yang signifikan antara BPD DIY dan BPR BDEdibuktikan dengan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 sedangkanCAR, ROA, BOPO, dan LDR tidak mempunyai perbedaan yang signifikan yang terbukti dari nilai signifikan kurang dari 0,05.

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Bank, Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Loan to Deposit Ratio (LDR)

  1. D3-2015-332872-abstract.pdf  
  2. D3-2015-332872-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-332872-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-332872-title.pdf